Pengertian Motivasi Kerja


Motivasi berasal dari kata motif (motive), yang berarti dorongan. Dengan demikian motivasi berarti suatu kondisi yang mendorong atau menjadi
sebab seseorang melakukan sesuatu perbuatan/kegiatan, yang berlangsung
secara sadar (Wilson, 2012). Sejalan dengan yang dikemukakan oleh
Muhammad Ali (dalam Arep & Tanjung 2004) mengungkapkan motif
diartikan sebagai sebab-sebab yang menjadi dorongan tindakan seseorang. Menurut Anoraga (2006) dalam pengertian umum, motivasi dikatakan sebagai
kebutuhan yang mendorong perbuatan kearah suatu tujuan tertentu.
Menurut American Encyclopedia (dalam Hasibuan, 2008) motivasi
adalah kecenderungan (suatu sifat yang merupakan pokok pertentangan)
dalam diri seseorang yang membangkitkan topangan dan mengarahkan tindaktanduknya. Motivasi meliputi faktor kebutuhan biologis dan emosional yang
hanya dapat diduga dari pengamatan tingkah laku manusia. Menurut G.R.
Terry (dalam Hasibuan, 2008). Mengemukakan bahwa motivasi adalah
keinginan yang terdapat pada diri seorang individu yang merangsangnya untuk
melakukan tindakan.
Menurut Prof. PF. Drucker (dalam Anoraga, 2006), motivasi berperan
sebagai pendorong kemauan dan keinginan seseorang. Dan inilah motivasi
dasar yang mereka usahakan sendiri untuk menggabungkan dirinya dan
12
organisasi untuk turut berperan dengan baik. Pentingnya motivasi karena
motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung
perilaku manusia, supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang
optimal. Motivasi semakun penting karena manajer membagikan pekerjaan
kepada bawahannya untuk dikerjakan dengan baik dan terintegrasi kepada
tujuan yang diinginkan (Hasibuan, 2008).
Motivasi merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri
pegawai yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi
perusahaan, mangkunegara (2005).Sejalan dengan yang dikemukakan oleh
Robbins (wahjono, 2010) motivasi adalah kesediaan untuk mengeluarkan
tingkat upaya yang tinggi untuk tujuan organisasi yang dikondisikan oleh
kemampuan upaya itu dalam memenuhi beberapa kebutuhan individual.
Menurut Arep dan Tanjung (2004) motivasi adalah sesuatu yang
pokok, yang menjadi dorongan seseorang untuk bekerja. Munandar (2001)
bahwa motivasi adalah suatu proses dimana kebutuhan-kebutuhan mendorong
seseorang untuk melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah tercapainya
tujuan tertentu. Bila seorang individu memiliki motivasi yang sangat kuat
dalam dirinya, maka hal tersebut yang menyebabkan individu tersebut untuk
bertindak, sehingga kebutuhannya dapat terpenuhi. Wahosumidjo (dalam
Hamzah, 2013) mengemukakan bahwa motivasi merupakan dorongan dan
kekuatan dalam diri seseorang untuk melakukan tujuan tertentu yang ingin
dicapainya