Setelah menempuh pendidikan di perguruan tinggi ataupun
pendidikan profesi, menurut Bianca & Susihono (2012 : 171), pada
akhirnya setelah menjalani sejumlah pekerjaan atau pilihan karir,
seseorang biasanya akan menekuni satu posisi sampai ia pensiun. Waktu
yang dihabiskan pada setiap tahap dalam kehidupan pekerjaan berbedabeda untuk setiap orang, akan tetapi kebanyakan pekerja melalui semua
tahapan ini.
Menurut Rivai (2004:298) bahwa pengembangan karir mengalamai
tahap-tahap sebagai berikut :
1) Fase Awal / Fase Pembentukan
Pada fase ini menekankan pada perhatian untuk memperoleh
jaminan terpenuhinya kebutuhan dalam tahun-tahun awal pekerjaan.
2) Fase Lanjutan
Pada fase ini pertimbangan jaminan keamanan sudah mulai
berkurang. Namun lebih menitikberatkan pada pencapaian, harga diri
dan kebebasan.
3) Fase Mempertahankan Posisi
Pada fase ini individual mempertahankan pencapaian
keuntungan atau manfaat yang telah diraihnya sebagai hasil dari
pekerjannya di masa lalu.
21
4) Fase Pensiun
Pada fase ini individu yang menyelesaikan satu karir dan dia
akan berpindah ke karir yang lain. Dan individu memiliki kesempatan
untuk mengekspresikan aktualisasi diri yang sebelumnya tidak dapat ia
lakukan.
Menurut Samsudin (2010 : 142), Tahapan karir adalah sebagai berikut :
1) Karir Awal
Merupakan tahapan pertama dimana seseorang memasuki
sebuah organisasi. Selama tahap masuk (getting-in phase), karyawan
berupaya memperoleh gambaran realistik mengenai organisasi, dan
mencari pekerjaan yang paling sesuai dengan keahlian, pengalaman,
preferensi dan minatnya.
2) Karir Pertengahan
Merupakan suatu tahapan dimana setiap individu akan
mengalami suatu transisi atau perubahan pada karir mereka. Dalam
tahap pertengahan, individu mengkaji ulang pencapaiannya sampai
pada saat itu dan kemungkinan untuk mencapai karir pribadi dan
tujuan hidup di masa depan.
3) Karir Akhir
Merupakan suatu titik balik terhadap produktivitas, atau
penurunan dan pensiun dini, dapat mengikuti krisis pertengahan karir.
Menurut Moekijat (2010:75), menjelaskan bahwa karir adalah
serangkaian sikap dan perilaku yang dilihat secara perseorangan
22
dikaitkan dengan pengalaman dan kegiatan pekerjaan selama hidup
seseorang. Sehingga dapat disimpulkan dalam konsep perencanaan
karir, mengandung aspek kemajuan, perkembangan dan keberhasilan
dalam mencapai suatu bidang profesi.
