Indikator jenjang karir


Menurut Keban dalam (Yandini et al., 2018) kinerja karyawan
sangat perlu digunakan oleh perusahaan publik dan non publik.
Dengan mengerti kelebihan dan kelemahan, dorongan dan hambatan,
atau berbagai faktor kesuksesan bagi kinerja karyawan serta
organisasi maka terbukalah jalan menuju profesionalisasi, yaitu
merubah kesalahan-kesalahan yang dilakukan selama ini menjadi
lebih baik..
Ada banyak teori tentang indikator kinerja karyawan. yaitu
menurut Fadel (2019:195) menyatakan beberapa indikator yang
digunakan untuk mengukur kinerja karyawan yaitu:
1) Pemahaman atas tugas pokok dan fungsi (tupoksi)
Dalam melaksanakan pekerjaan, anggota supaya paham dulu
terhadap tugas pokok dan kegunaannya untuk menyelesaikan
pekerjaan sesuai dengan pekerjaan yang diemban.
2) Inovasi
Mempunyai inovasi yang positif dan menginformasikan pada
atasan dan berdiskusi bersama partner kerja.
3) Kecepatan kerja
Dalam melaksanakan pekerjaan kecepatan kerja harus fokus
dan memperhatikan dengan memakai metode cara kerja yang
sudah ada.
4) Keakuratan kerja
Dalam penyelesain pekerjaan karyawan juga harus tepat
waktu dalam melaksanakan tugas dengan lebih teliti dalam
bekerja dan selalu mengecek ulang.
5) Kerjasama
Memiliki kemampuan dalam bekerjasama terhadap rekan kerja
lainya yaitu bisa menghargai dan menerima pendapat orang lain.