Untuk menjelaskan bahwa individu-individu mungkin memandang satu
benda yang sama mempersepsikannya secara berbeda. Sejumlah faktor
membentuk kadang memutar balik persepsi. Faktor-faktor ini dapat berada pada
pihak pelaku persepsi (perceiver), dalam obyeknya atau target yang
dipersepsikan, atau dalam konteks situasi di mana persepsi itu dilakukan. Untuk
lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut ini. (Stephen P. Robbins, 2003:161-
164).
Bila seorang individu memandang pada suatu objek dan mencoba
menafsirkan apa yang dilihatnya, penafsiran itu sangat dipengaruhi oleh
karakteristik pribadi dari individu itu. Di antara karakteristik pribadi yang lebih
relevan yang mempengaruhi persepsi adalah jenis kelamin, pekerjaan dan
pendidikan.
