Pengertian Motivasi Kerja


Istilah motivasi berasal dari perkataan bahasa Inggris yakni
Motivation. Namun kata asalnya adalah motif yang digunakan dalam
bahasa Melayu yakni kata motif yang berarti tujuan atau segala cara untuk
mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Selain itu, pengertian
Motivasi merupakan sebuah perubahan yang terjadi pada perubahan
seseorang yang timbul adanya gejala perasaan,kejiwaan dan emosi
sehingga mendorong individu untuk melakukan atau bertindak sesuatu
yang disebabkan karena kebutuhan, keinginan dan tujuan. Sedangkan kata
“pekerjaan” berasal dari kata dasar “kerja”. Kerja merupakan sesuatu
yang dikeluarkan oleh seorang sebagai profesi, sengaja dilakukan untuk
mendapatkan penghasilan. Kerja adalah berarti melakukan sesuatu.
Sedangkan pekerjaan adalah objek yang dikerjakan.
Pengertian Motivasi Kerja sendiri sering didefeninisikan secara umum
suatu dorongan yang diperoleh seseorang untuk dapat mengarahkan tenaga dan
pikirannya untuk melakukan sesuatu yang dikehendaki orang tersebut. Terdapat
juga beberapa ahli yang ikut berpendapat mengenai motivasi kerja.

  1. Robbinns dalam Sinambela (2019:582) mengatakan motivasi kerja sebagai
    kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi kearah tujuantujuan organisasi, yang dikondisikan oleh kemampuan upaya tersebut
    untuk memenuhi suatu kebutuhan individu.
  2. Menurut Hasibuan dalam Sinambela (2019:583) motivasi kerja adalah
    pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan seorang, agar
    mau bekerja sama, bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala daya
    upayanya untuk mencapai tujuan. Motivasi kerja merupakan suatu
    modal dalam menggerakkan para pegawai atau pekerja agar dapat
    melaksanakan tugasnya masing-masing dalam mencapai sasaran dengan
    penuh kesadaran, kegairahan dan bertanggung jawab
  3. Menurut Anoraga dalam Sinambela (2019:582) motivasi kerja adalah
    kemauan kerja pegawai yang timbulnya karena adanya dorongan dari
    dalam pribadi pegawai yang bersangkutan sebagai hasil integrasi
    keseluruhan daripada kebutuhan pribadi, pengaruh lingkungan fisik dan
    pengaruh lingkungan sosial dimana kekuatannya tergantung daripada
    proses pengintegrasian tersebut.