Penilaian kinerja setiap perusahaan adalah berbeda-beda karena itu tergantung kepada
ruang lingkup bisnis yang dijalankannya. Jika perusahaan tersebut bergerak pada sektor bisnis
pertambangan maka itu berbeda dengan perusahaan yang bergerak pada bisnis pertanian serta
perikanan. Maka begitu juga pada perusahaan dengan sektor keuangan. Maka disini ada lima
tahapan dalam menganalisis kinerja keuangan suatu perusahaan secara umum yaitu (Fahmi,
2015:4):
a. Melakukan review terhadap data laporan keuangan
Review di sini dilakukan dengan tujuan agar laporan keuangan yangsudah buat
tersebut sesuai dengan penerapan kaidah-kaidah yang berlaku umum dalam dunia akutansi,
sehingga dengan demikian hasil laporan keuangan tersebut dapat dipertanggungjawabkan.
b. Melakukan perhitungan
Penerapan metode perhitungan disini adalah disesuaikan dengan kondisi dan
permasalahan yang sedang dilakukan sehingga hasil dari perhitungan tersebut akan
memberikan suatu kesimpulan sesuai dengan analisis yang diinginkan.
c. Melakukan perbandingan terhadap hasil hitungan yang telah diperoleh
Dari hasil hitungan yang sesuai diperoleh tersebut kemudian dilakukan perbandingan dengan
hasil hitungan dari berbagai perusahaan lainnya. Metode yang paling umum dipergunakan
untuk perbandingan ini ada dua yaitu :
- Time series analysis, yaitu membandingkan secara antarwaktu atau antara
periode, dengan tujuan itu nantinya akan terlihat secara grafik. - Cross sectional approach, yaitu melakukan perbandingan terhadap hasil hitungn rasiorasio yang telah dilakukan antara satu perusahaan dan perusahaan lainnya dalam ruang
lingkup yang sejenis yang dilakukan secara bersamaan.
Dari hasil penggunaan metode ini diharapkan nantinya akan dapat dibuat suatu kesimpulan yang
menyatakan posisi perusahaan tersebut berada dalam kondisi sangat baik, baik, sedang/normal,
tidak baik, dan sangat tidak baik.
d. Melakukan penafsiran (interpretation) terhadap berbagai permasalahan yang ditemukan.
Pada tahap ini analisis melihat kinerja keuangan perusahaan adalah setelah dilakukan ketiga
tahap tersebut selanjutnya dilakukan penafsiran untuk melihat apa-apa saja permasalahan dan
kendala-kendala yang dialami perusahaan tersebut.
e. Mencari dan memberikan pemecahan masalah (solustion) terhadap permasalahan yang
ditemukan.
Pada tahap terakhir ini setelah ditemukan berbagai permasalahan yang dihadapi
maka dicarikan solusi guna memberikan suatu input atau masukan agar apa yang menjadi
kendala dan hambatan selama ini dapat terselesaikan
