Pengertian Sengketa dan Konflik saling berdekatan maknanya, maka
untuk memperoleh pemahaman secara menyeluruh harus mengetahui arti
dari istilah Sengketa dan Konflik. Menurut Kamus Besar Indonesia,
Sengketa adalah segala sesuatu yang menyebabkan perbedaan pendapat,
pertikaian, dan perbantahan. Sedangkan Konflik adalah percecokan atau
perselisihan. Menurut Rachamadi Usman
, suatu konflik tidak akan
berkembang menjadi suatu sengketa apabila pihak yang dirugikan hanya
memendam perasaan tidak puas atau keprihatinanya. Sebuah Konflik akan
berkembang menjadi sengketa bila pihak yang merasa dirugikan telah
menyatakan tidak puas atau keprihatinnanya, baik secara langsung maupun
tidak langsung.
Menurut Suyud Margono, Sengketa biasanya bermula dari suatu
situasi dimana ada pihak yang merasa dirugikan oleh pihak lain yang
diawali oleh perasaan tidak puas yang bersifat subyektif dan tertutup.
Kejadian ini dapat dialami oleh perorangan maupun kelompok. Perasaan idak puas akan muncul ke permukaan apabila terjadi konflik kepentingan.
Proses sengketa terjadi karena tidak adanya titik temu antara pihak-pihak
yang bersengketa. Secara potensial, dua pihak yang mempunyai pendirian
atau pendapat yang berbeda berpotensi beranjak ke situasi sengketa.
