Metode Promosi Kesehatan (skripsi tesis dan disertasi)

 

Secara garis besar, metode promosi kesehatan dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut (Setyabudi dan Dewi, 2017):

  1. Metode Didaktik

Metode didaktik pada dasarnya bisa dilaksanakan dengan cara satu arah. Namun untuk hasil evaluasi dengan menggunakan metode didaktif Tingkat keberhasilannya masih rendah dikarenakan hanya pendidik yang aktif sementara peserta hanya bersifat pasif, misalnya : booklet, poster, ceramah, leaflet, film dan siaran radio.

  1. Metode Sokratif

Metode sokratif dilakukan dengan menggunakan pendekatan dua arah, pada metode ini pendidik dan peserta sama-sama bersikap aktif dan kreatif, misalnya : curah pendapat, debat, bermain peran, panel, forum, seminar, studi kasus, diskusi kelompok.

Selain itu, metode promosi kesehatan berdasarkan teknik komunikasi yang digunakan dibagi menjadi dua yaitu (Wardani, Muyassaroh dan Ani, 2016: 9-10):

  1. Metode Penyuluhan Langsung

Dalam metode penyuluhan langsung para penyuluh langsung berhadapan atau bertatap muka dengan sasaran. Termasuk disini antara lain adalah kunjungan rumah.

  1. Metode Penyuluhan Tidak Langsung

Dalam metode penyuluhan tidak langsung, para penyuluh atau komunikator kesehatan tidak berhadapan atau bertatap muka secara langsung dengan komunikan. Tetapi komunikator menggunakan media sebagai perantara dalam penyampaian pesan. Misalnya: publikasi dalam bentuk media cetak