Kolostrum (susu awal) adalah ASI yang keluar pada hari-hari pertama setelah kelahiran bayi, menurut (Suraatmaja;1997, Wiharta;1992; Perinasia; 2004)
- Kolostrum merupakan cairan yang pertama kali dikeluarkan oleh kelenjar payudara, mengandung tissue debris dan residual material yang terdapat dalam alveoli dan duktus dari kelenjar payudara sebelum dan setelah masa puerperiunm,
- Disekersi oleh kelenjar payudara dari hari pertama sampai ketiga atau keempat,
- Komposisi kolostrum ini dari hari ke hari selalu berubah,
- Merupakan cairan viscous kental dengan warna kekuning-kuningan, lebih dibandingkan dengan susu yang matur,
- Merupakan zat pencahar yang ideal untuk membersihkan mekonium dari usus bayi baru lahir dan mempersiapkan saluran pencernaan makanan bayi bagi makanan yang datang,
- Dapat memberikan perlindungan bagi bayi sampai umur 6 bulan,
- Bila dipanaskan kolostrum menggumpal, sedang ASI matur tidak
- PH lebih alkalis dibandingkan dengan ASI matur, lipidnya lebih banyak mengandung kolesterol dan lesitin dibandingkan dengan ASI matur, Terdapatnya tripsin inhibitor, sehingga hidrolis protein dalam usus bayi menjadi kurang sempurna, hal ini akan lebih banyak menambah kadar antibodi pada bayi, 12) Volume berkisar 150-300 ml/24 jam.
Kolostrum memiliki beberapa manfaat :
- Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama (IgA) untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi khususnya diare.
- Jumlah kolostrum yang diprodoksi, bervariasi tergantung dari isapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran, walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan zat gizi bayi oleh karena itu, harus diberikan kepada bayi;
- Kolostrum mengandung protein, vitamin A yang tinggi, karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama setelah kelahiran;
- Membantu pengeluaran mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan. ( Depkes, 2002; )
