Gerakan Keluarga Berencana nasional bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat terhadap pendewasaan usia perkawinan, penurunan angka kelahiran, pembinaan angka ketahanan keluarga dan peningkatan kesejateraan keluarga. Untuk tercapainya tujuan tersebut diselenggarakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), pelayanan keuarga berencana, pemantapan kelembagaan dan pengelolaan program.
Kegiatan KIE bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat yang mendukung terwujudnya NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera) melalui gerakan KB nasional. KIE meliputi kegiatan pengembangan dan penyampaian pesan melalui media massa yang dilaksanakan bekerjasama antara lain dengan organsasi kemasyarakat formal, lembaga swadaya masyarakat dan dunia usaha. Dalam meningkatkan kegiatan KIE, dimanfaatkan seoptimal mungkin perkembangan kemajuan teknologi komunikasi media massa, baik media massa tradisional yang terdapat di daerah seperti kesenian tradisional tetap dimanfaatkan dalam kegiatan KIE (Emiliana,1989).
Kegiatan pelayanan KB bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam ber-KB yang bermutu, aman, mudah dan terjangkau sehingga dapat memberikan kepuasan dan menjamin keberhasilan program KB di dalam masyarakat. Untuk itu ditingkatkan penyediaan dan distribusi obat dan alat kontrasepsi yang cukup, pelayanan pemasangan dan pelepasan alat kontrasepsi, pelayanan medik akibat dampak samping yang mungkin timbul karena pemakaian alat kontrasepsi dan berbagai kegiatan pembinaan keluarga sejahtera dengan memberikan bantuan kredit pada peserta KB untuk meningkatkan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS).
