Tingkat Kecemasan (skripsi dan tesis)

Menurut Videbeck, kecemasan dapat dibagi menjadi empat tingkatan
yaitu
1) Kecemasan ringan
Individu dengan kecemasan ringan merasakan bahwa ada sesuatu
yang berbeda dari kesehariannya dan memerlukan perhatian khusus.
Stimulasi sensori meningkat dan membantu individu memfokuskan
perhatian untuk belajar, menyelesaikan masalah, berpikir, bertindak,
merasakan dan melindungi diri sendiri. Kecemasan ringan sering
memotivasi untuk membuat perubahan atau untuk melakukan kegiatan
yang mengarah pada suatu sasaran terntentu.
2) Kecemasan sedang
Kecemasan sedang pada individu berupa perasaan yang
mengganggu bahwa ada hal yang salah menyebabkan individu gugup atau
gelisah. Pada kecemasan sedang, individu masih dapat memproses
informasi, menyelesaikan masalah, dan mempelajari hal-hal baru dengan
bantuan dari orang lain. Individu kesulitan untuk berkonsentrasi secara
mandiri tetapi dapat diarahkan.
3) Kecemasan berat
Kecemasan berat ditandai dengan lapang pandang yang berkurang.
Individu cenderung berfokus pada sesuatu yang rinci dan spesifik serta
tidak berpikir tentang hal lain. Semua perilaku diarahkan pada
pengurangan kecemasan dan memerlukan banyak arahan untuk berfokus
pada area lain. Pada tahap ini individu mulai merasakan kecemasan
sebagai suatu ancaman terhadap dirinya.
4) Panik
Panik berhubungan dengan kehilangan kendali, detail perhatian
menjadi hilang, terperangah, ketakutan dan teror serta tidak mampu
melakukan sesuatu walaupun dengan arahan. Panik mencakup diorganisasi
kepribadian dan dapat mengancam kehidupan. Gejala panik yang dapat
dialami individu berupa meningkatnya aktivitas motorik, menurunnya
kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, persepsi yang
menyimpang, dan kehilangan pikiran rasional.