Berdasarkan Sumanth (1985), produktivitas dan profitabilitas mempunyai
pengertian yang hampir sama, yaitu besarnya nilai keluaran dibandingkan
terhadap besarnya nilai masukan. Perbedaannya adalah bahwa pada profotabilitas,
pengaruh eksternal yang berupa perubahan harga satuan dan biaya satuan masih
dimasukkan dalam perhitungan, sedangkan pada produktivitas perubahan tersebut
dikeluarkan dan tidak dimasukan dalam perhitungan Produktivitas adalah kemampuan dalam memproduksikan barang atau jasa
secara efisien dan efektif. Naiknya produksi tidaklah selalu diikuti oleh naiknya
produktivitas, karena produksi sebagai aktivitas untuk menghasilkan barang atau
jasa memerlukan masukan yang berkenaan dengan efisiensi penggunaan sumbersumber dalam menghasilkan barang atau jasa. Oleh karena itu bertambah besarnya
produksi tidaklah selalu berarti bahwa produktivitasnya naik.
Pengertian Produktivitas dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu :
· Rumusan tradisional bagi keseluruhan produktivitas yaitu rasio daripada apa
yang dihasilkan (output) terhadap keseluruhan peralatan produksi yang
dipergunakan.
· Produktivitas pada dasarnya adalah suatu sikap mental yang selalu mempunyai
pandangan bahwa mutu kehidupan hari ini lebih baik daripada hari kemarin
dan hari esok lebih baik dari hari ini.
· Produktivitas merupakan interaksi terpadu secara serasi dari tiga faktor esensial
yaitu investasi manajemen dan tenaga kerja. Secara umum produktivitas diartikan sebagai hubungan antara hasil nyata
maupun fisik (barang-barang ataupun jasa) dengan masukkannya yang
sebenarnya. Kenaikan produksi tidaklah selalu diikuti oleh kenaikan produktivitas
dari suatu perusahaan.
Produktivitas juga diartikan sebagai tingkatan efisiensi dalam memproduksi
barang-barang dan jasa. Produktivitas juga dapat diartikan sebagai perbandingan
antara totalitas pengeluaran pada waktu tertentu dengan totalitas masukan selama
periode tersebut.
Dalam hal ini produktivitas dapat diartikan sebagai :
· Perbandingan ukuran harga bagi masukan dan hasil.
· Perbedaan antara kumpulan jumlah pengaluaran dan masukan yang dinyatakan
dalam satuan (unit).
Menurut Sumanth produktivitas adalah rasio dari keluaran yang dihasilkan
untuk penggunaan diluar organisasi yang membolehkan berbagai macam produk
dibagi oleh sumber-sumber yang digunakan. Kemudian semuanya ini dibagi dalam rasio yang sama dari periode dasar. Oleh Ricard E. Kopelman
mendefinisikan produktivitas adalah sebagai rasio yang merefleksikan bagaimana
cara memanfaatkan sumber daya-sumber daya yang ada secara efisien untuk
menghasilkan keluaran/ output.
Jadi definisi produktivitas bukanlah hanya satu masalah teknis maupun
manajerial, akan tetapi merupakan suatu masalah yang berkenaan dengan badanbadan pemerintahan, serikat buruh dan lembaga-lembaga sosial lainnya yang
semakin berbeda pula definisi produktivitasnya.
Konferensi Oslo 1984 menyatakan bahwa produktivitas adalah suatu konsep
yang bersifat universal yang bertujuan untuk menyediakan lebih banyak barang
dan jasa untuk lebih banyak manusia dengan menggunakan sumber-sumber riil
yang semakin sedikit. Dari definisi ini juga dapat dilihat hubungan antara produktivitas dengan
efisiensi dan efektivitas, dimana efisiensi berkaitan dengan penggunaan sumber,
sedangkan efektivitas berkaitan dengan unjuk kerja. Produktivitas dapat dicapai
dengan hasil yang sebesar mungkin dengan memakai sumber-sumber sekecil
mungkin
