Makna Interaksi (skripsi dan tesis)

Max Weber (dalam Hernawan, 2010) mengatakan bahwa interaksi sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu-individu lainnya dalam lingkungan sosial. Menurut Bonner (dalam Gunawan, 2000) interaksi sosial adalah suatu hubungan antara dua orang atau lebih, sehingga kelakuan individu yang satu mempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuan individu yang lain, dan sebaliknya.Grath (Santoso, 2004) menjelaskan bahwa interaksi sosial adalah suatu proses yang berhubungan dengan keseluruhan tingkah laku anggota kelompok kegiatan terkait hubungan antar anggota dan aspek-aspek keadaan lingkungan, selama kelompok tersebut dalam kegiatan.Boner (dalam Gerungan, 2004) menyatakan bahwa interakasi sosial merupakan hubungan antara dua atau lebih individu manusia, perilaku individu, yang satu mempengaruhi, mengubah atau memperbaiki perilaku individu yang lain, atau sebaliknya. Rumusan Boner tersebut menggambarkan kelangusngan timbal balik dalam interaksi sosial. Interaksi sosial dibedakan menjadidua bentuk, yaitu asosiatif dan disasosiatif, yang termasuk dalam interaksi sosial asosiatif adalah kerjasama (cooperation), akomodasi, asimiliasi, dan akulturasi sedangkan yang termasuk dalam interaksi sosial disasosiatif adalah persaingan, kontravensi, dan konflik(Soekanto, 2007).

1. Interaksi sosial asosiatif

a) Kerjasama Kerjasama terbentuk karena masyarakat menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama sehingga sepakat untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama. Berdasarkan pelaksanaannya terdapat empat bentuk kerjasama yaitu tawar-menawar, kooptasi, koalisi dan jointventure

b) Asimilasi Proses asimilasi merujuk pada proses yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang terdapat diantara beberapa orang atau kelompok dalam masyarakat serta usaha menyamakan sikap, mental, dan tindakan demi tercapainya tujuan bersama. Asimilasi dapat terjadi bila terdapat kelompok masyarakat dengan latar belakang budaya berbeda saling berinteraksi dan hidup secara bersama dalam jangka waktu yang lama sehingga lambat laun wujud kebudayaan asli akan megalami perubahan sifat dan wujudnya membentuk budaya baru sebagai budaya campuran.

c) Akulturasi Akulturasi merupakan proses sosial yang timbul, apabila suatu indiviud atau kelompok masyarakat dengan latar belakang budaya tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga lambat laun unsurunsur kebudayaan asing itu diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa kehilangan kepribadian dari kebudayaan itu sendiri. d) Akomodasi Merupakan suatu proses penyesuaian antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok guna mengurangi, mencegah, atau mengatasi ketegangan dan kekacauan.

2. Interaksi sosial diasosiatif

a) Persaingan Adalah suatu perjuangan yang dilakukan perorangan atau kelompok sosial tertentu agar memperoleh kemenangan atau hasil secara kompetitif tanpa menimbulkan ancaman atau benturan fisik dipihak lawannya.

b) Konflik Adalah bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan pertentangan atau konflik. Wujud kontravendi antara lain sikap tidak senang, baik secara sembunyi maupun secara terang-terangan seperti perbuatan menghalangi, menghasut, memfitnah, berkhianat, provokasi dan intimidasi yang ditunjukan terhadap perorangan atau kelompok atau terhadap unsur-unsur kebudayaan golongan tertentu