Aspek-aspek Interaksi Sosial (skripsi dan tesis)

Interaksi sosial merupakan suatu proses kompleks yang terbentuk oleh berbagai aspek dan setiap aspek harus terpenuhi. Soekanto (2005) mengemukakan bahwa interaksi sosial akan terjadi apabila memenuhi 2 syarat yaitu : 1) Kontak sosial Kontak sosial adalah hubungan antara satu orang dengan atau lebih melalui percakapan dengan saling mengerti tentang maksud dan tujuan masing-masing dalam kehidupan masyarakat. 2) Komunikasi Komunikasi merupakan usaha penyampaian informasi kepada individu lain. Individu yang melakukan komunikasi memiliki dorongan untuk menyampaikan informasi-informasi yang mewujudkan manifestasi individu sebagai makhluk sosial secara alami membutuhkan hubungan dengan individu lain. Aspek-aspek interaksi sosial lainnya di kemukakan oleh Sarwono (1997) yaitu : 1) Komunikasi Komunikasi adalah proses pengiriman berita dari individu kepada individu lain. Terdapat lima unsur dalam proses komunikasi yaitu, pengirim berita, penerima berita, berita yang dikirmkan, media atau alat pengiriman berita, dan sistem sismbol yang digunakan untuk menyatakan berita. 2) Sikap Istilah sikap mencerminkan rasa senang, tidak senang atau perasaan biasa (netral) dari individu terhadap sesuatu (mencakup benda, kejadian, situasi, individu, tau kelompok). Hal tersebut mengungkapkan bahwa individu memunculkan reaksi berupa rasa senang, tidak senang, atau biasa terhadap benda, kejadian, situasi, atau kelompok melalui sikap. 3) Tingkah laku kelompok Terdapat dua teori yang menerangkan tentang tingkah laku kelompok yaitu teori pertama yang berpendapat bahwa tingkah laku kelompok merupakan gabungan dari tingkah laku individu-individu dalam kelompok secara bersama-sama. Sementara teori kedua mengatakan bahwa tingkah laku kelompok adalah muncul perilaku berbeda dari ciri-ciri tingkah laku masing-masing individu yang sedang berkumpul. 4) Norma-norma sosial Norma-norma sosial adalah nilai-nilai yang berlaku dalam suatu kelompok sehingga membatasi tingkah laku individu dalam kelompok. Hal tersebut menjelaskan bahwa terdapat nilai-nilai yang harus dipatuhi oleh setiap individu dalam kelompok untuk menghindari sanksi sosial