Klasifikasi Status Sosial Ekonomi (skripsi dan tesis)

Klasifikasi status sosial ekonomi menurut Coleman dan Cressey

dalam Sumardi (2004) adalah:

a. Status sosial ekonomi atas

Status sosial ekonomi atas merupakan kelas sosial yang berada

paling atas dari tingkatan sosial yang terdiri dari orang-orang yang

sangat kaya seperti kalangan konglomerat, mereka sering menempati

posisi teratas dari kekuasaan. Sedangkan Sitorus (2000) menyatakan

bahwa status sosial ekonomi atas yaitu status atau kedudukan

seseorang di masyarakat yang diperoleh berdasarkan penggolongan

menurut harta kekayaan, dimana harta kekayaan yang dimiliki di atas

rata-rata masyarakat pada umumnya dan dapat memenuh kebutuhan

hidupnya dengan baik. Havinghurst dan Taba dalam Wijaksana (1992),

masyarakat dengan status sosial atas yaitu sekelompok keluarga dalam

masyarakat yang jumlahnya relatif sedikit dan tinggal di kawasan elit

perkotaan.

Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas, dapat disimpulkan

bahwa status sosial ekonomi atas adalah status sosial atau kedudukan

seseorang di masyarakat yang diperoleh berdasarkan penggolongan

menurut kekayaan, dimana harta yang dimiliki ada di atas rata-rata

masyarakat pada umumnya dan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari

dengan baik.

b. Status sosial ekonomi bawah

Menurut Sitorus (2000) status sosial ekonomi bawah adalah

kedudukan seseorang di masyarakat yang diperoleh berdasarkan

penggolongan menurut kekayaan, dimana harta kekayaan yang

dimiliki termasuk kurang jika dibandingkan dengan rata-rata

masyarakat pada umumnya serta tidak mampu dalam memenuhi

kebutuhan hidup sehari-haru.

Sedangkan menurut Havinghurst dan Taba dalam Wijaksana

(1992) mengemukakan masyarakat dengan status sosial ekonomi

bawah adalah masyarakat dalam jumlah keluarga yang cukup besar

dan juga pada umumnya cenderung selalu konflik dengan aparat

hukum