Klasifikasi dan Mekanisme Antidiabetika (skripsi, tesis, dan disertasi)

Salah satu pengobatan diabetes melitus yaitu dengan penyuntikan insulin. Organ utama yang terlibat dalam metabolisme insulin adalah hati, ginjal dan plasenta. Insulin disintesis sebagai prohormon yaitu proinsulin, suatu polipeptida rantai tunggal dengan 86 asam amino. Pemecahan proinsulin dan ikatan silang menghasilkan 2 rantai 51-peptida hormon insulin dan residu peptida C dengan 31 asam amino. Insulin mempunyai efek yang sangat penting pada hampir semua jaringan tubuh. Efeknya terhadap hati, otot dan jaringan adiposa adalah yang paling jelas.  Efek insulin, yaitu :

(1) Hati    :  Insulin meningkatkan simpanan glukosa dalam bentuk glokogen di hati. Antara lain dengan meningkatkan sintesis enzim piruvat kinase, fosfofruktokinase, dan glukokinase dan menekan beberapa enzim lain. Insulin juga menurunkan katabolisme protein.

(2) Otot    :  Insulin merangsang sintesis glikogen dan sintesis protein. Memudahkan transpor glukosa ke dalam sel.

(3) Jaringan Adiposa    :           Insulin mempermudah simpanan trigliserida dengan mengaktivasi lipoprotein lipase plasma, meningkatkan transpor glukosa ke dalam sel, dan dengan menurunkan lipolisis intraselular.