Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah suatu bentuk computer base information system (CBIS) yang interaktif, fleksibel, dan secara khusus dikembangkan untuk mendukung penyelesaian dari manajemen yang tidak 10 terstruktur untuk memperbaiki pembuatan keputusan, sistem pendukung keputusan menggunakan data-data sebagai inputan dan dengan suatu proses menghasilkan output yang akan membantu pembuat keputusan (Turban, 1995). Pengambilan keputusan merupakan pemilihan diantaranya beberapa alternatif pemecahan masalah. Pada hakikatnya keputusan itu diambil jika pimpinan menghadapi masalah atau untuk mencegah timbulnya masalah dalam organisasi. Pimpinan harus mengambil keputusan untuk memilih cara mana yang dianggap paling tepat yang akan digunakan ( Ibnu Syamsi, 2000 ) Dalam sistem pengambilann keputusan terdapat tahapan – tahapan yang harus dilalui antara lain : 1. Tahap Pemahaman ( inteligence Phace ) Tahap ini merupakan proses penelusuran dan pendeteksian dari lingkup problematika serta proses pengenalan masalah. Data masukan diperoleh, diproses dan diuji dalam rangka mengidentifikasi masalah. 2. Tahap Perancangan ( Design Phace ) Tahap ini merupakan proses pengembangan dan pencarian alternatif tindakan / solusi yang dapat diambil. Tersebut merupakan representasi kejadian nyata yang disederhanakan, sehingga diperlukan proses validasi dan vertifikasi untuk mengetahui keakuratan model dalam meneliti masalah yang ada. 3. Tahap Pemilihan ( Choice Phace ) Tahap ini dilakukan pemilihan tahap diantaraberbagai alternatif solusi yang dimunculkan pada tahap perencanaan agar ditentukan / dengan memperhatikan kriteria – kriteria berdasarkan tujuan yang akan dicapai. 4. Tahap Implementasi ( Implementation Phace ) Tahap ini dilakukan penerapan terhadap rancangan sistem yang telah dibuat pada tahap perancangan serta pelaksanaan alternatif tindakan yang telah dipilih pada tahap pemilihan
