Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia


Werther dan Davis dalam (Almasri, 2016) menjelaskan bahwa tujuan
manajemen sumber daya manusia itu meliputi :
a. Tujuan kemasyarakatan (Societal Objective)
Apapun tujuan yang dimiliki, setiap organisasi harus memperhatikan
dampak bagi masyarakat umum. Bagi masyarakat, keberadaan organisasi
bukan hanya mendapat manfaat secara pribadi atau hanya pihak internal.
Akan tetapi, organisasi juga diharapkan dapat memberikan manfaat kepada
pihak eksternal organisasi..
b. Tujuan organisasi (Organization Objective)
Manajemen sumber daya manusia harus memberikan kontribusi terhadap
daya guna organisasi secara menyeluruh.. Manajemen sumber daya manusia
merupakan alat bantu dalam mewujudkan tujuan organisasi secara
keseluruhan.Bukan akhir dari sebuaah proses.
c. Tujuan fungsional (Functional Objective)
Manajemen sumber daya manusia secara fungsional adalah untuk
mengontrol kontribusi bagian-bagian tiap pemegang jabatan agar dapat
melaksanakan tugasnya secara optimal.
d. Tujuan pribadi (Personal Objective)
Dalam mencapai tujuan organisasi, individu dalam setiap pemangku jabatan
harus diarahkan agar tugas dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Untuk
itu, perlu adanya motivasi pemeliharaan maupun pengembangan individu-
individu.

  1. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
    Menurut Luila dan Haryadi (2013) menjelaskan bahwa fungsi manajemen
    sumber daya manusia mempunyai 2 fungsi yaitu sebagai berikut:
    a. Fungsi Manajerial
    Fungsi-fungsi manajerial pada manajemen sumber daya manusia diarahkan
    untuk mewujudkan sasaran pokok manajemen sumber daya manusia, yaitu
    mendayagunakan secara optimal sumber daya manusia dalam suatu organisasi.
    Fungsi manajerial terdiri dari fungsi-fungsi antara lain :
    1) Perencanaan merupakan rencana tenaga kerja yang efektif sesuai dengan
    kebutuhan perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan.
    2) Organisasi merupakan kegiatan untuk mengatur seluruh pegawai dengan
    menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang,
    integrasi, dan koordinasi dalam bagan organisasi (organization chart).
    3) Pengarahan adalah kegiatan mengarahkan seluruh pegawai agar bekerja
    sama.efektif dan efisien dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan,
    pegawai, dan masyarakat.
    4) Pengendalian adalah kegiatan mengendalikan seluruh pegawai, agar
    mentaati peraturan setiap perusahaan dan bekerja sesuai dengan
    rencanayang sudah dibuat.
    b. Fungsi Operasional
    Fungsi operasional dalam Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan
    dasar pelaksanaan proses MSDM yang efisien dan efektif dalam pencapaian
    tujuan organisasi / perusahaan. Fungsi Operasional terdiri dari fungsi-fungsi
    sebagai berikut :
    1) Pengadaan merupakan proses rekrutmen, seleksi, penempatan,orientasi, dan
    induksi untuk memperoleh pegawai sesuai dengan kebutuhan perusahaan,.
    2) Pengembangan merupakan proses meningkatkan keterampilan teknis,
    teoritis, konseptual, dan moral pegawai dengan cara melihat latar
    pendidikan dan melakukan pelatihan. Pendidikan dan pelatihan harus sesuai
    kebutuhan pekerjaan baik pekerjaan masa kini maupun masa depan.
    3) Kompensasi merupakan pemberian imbalan langsung (direct) dan tidak
    langsung (indirect), yang berupa uang atau barang kepada pegawai yang
    diberikan oleh perusahaan.
    4) Pengintegrasian merupakan kegiatan untuk menggabungkan semua
    kepentingan perusahaan dan kebutuhan pegawai, agar terciptanya kerja
    sama saling menguntungkan sesuai dengan visi dan misi masing masing
    pihak.
    5) Pemeliharaan merupakan kegiatan dalam meningkatkan kondisi fisik,
    mental, dan loyalitas pegawai, agar mereka tetap mau bekerja sama sampai
    pension.
    6) Kedisiplinan merupakan kunci dalam mewujudkan tujuan karena tanpa
    disiplin yang baik sulit mewujudkan tujuan perusahaan.
    7) Pemberhentian adalah putusnya hubungan kerja seseorang dari suatu
    perusahaan