Komponen utama sistem reward terdiri atas elemen-elemen (Mahmudi 2013:
181), sebagai berikut:
- Gaji dan Bonus
Gaji merupakan komponen reward yang sangat penting bagi pegawai gaji
dalam hal ini meliputi gaji pokok dan tambahan kompensasi keuangan
berupa bonus dan pemberian saham (stock option atau stock grant).
Reward terhadap kinerja yang tinggi dapa diberikan dalam bentuk kenaikan
gaji, pemberian bonus atau pemberian saham. Paket gaji yang ditawarkan
sebagai reward meliputi komponen sebagai berikut:
a) Kenaikan gaji pokok
b) Tambahan honor
c) Insentif jangka pendek
d) Insentif jangka panjang - Kesejahteraan
Kesejahteraan dapat diukur nilainya. Berbagai program kesejahteraan
pegawai yang ditawarkan organisasi sebagai bentuk pemberian reward atas
presentasi kerja, misalnya:
a. Tunjangan, meliputi tunjangan jabatan, tunjangan struktural, tunjangan
kesehatan, tunjungan pendidikan anak, dan tunjangan hari tua.
b. Fasilitas kerja, misalnya kendaraan dinas, dan sopir pribadi.
c. Kesejahteraan rohani, misalnya rekreasi, liburan, paket ibadah, dan
sebagainya. - Pengembangan Karier
Pengembangan karir merupakan prospek kinerja di masa yang akan datang.
pengembangan karir ini penting diberikan bagi pegawai yang memiliki
prestasi kerja yang memuaskan agar nilai pegawai itu lebih tinggi sehingga
mampu memberikan kinerja yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Pengembangan karier memberikan kesempatan kepada pegawai yang
berprestasi untuk belajar dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan
keahliannya. Pemberian reward melalui pengembangan karier dapat
berbentuk:
a. Penugasan untuk studi lanjut.
b. Penugasan untuk mengikuti program pelatihan, kursus, seminar.
c. Penugasan untuk magang atau studi banding. - Penghargaan psikologis dan sosial
Penghargaan psikologis dan sosial lebih sulit diukur nilai finansialnya,
namun nilai penghargaan ini penting bagi pegawai. Beberapa penghargaan
psikologis dan sosial tersebut misalnya:
a. Promosi jabatan
b. Pemberian kepercayaan
c. Peningkatan tanggung jawab
d. Penempatan lokasi kerja yang lebih baik
e. Pengakuan
f. Pujian.
Tipe-tipe reward atau insentif (Winardi 2015:67), dapat diklasifikasikan
sebagai berikut: - Material berupa gaji/upah.
Kenaikan gaji/upah, rencana-rencana bonus. - Imbalan di luar gaji.
Berupa istrahat kerja, dan bonus. - Penghargaan sosial.
Berupa reward informal, pujian, senyum, umpan balik evaluatif, isyarat-
isyarat nonverbal, tepukan di bahu, meminta saran, undangan minum kopi
bersama atau makan bersama, penghargaan formal, dan plakat dinding dan
sebagainya. - Tugas itu sendiri.
Seperti perasaan berprestasi, pekerjaan dengan tanggung jawab lebih besar
rotasi kerja, dan sebagainya. - Diterapkan sendiri.
Berupa reward terhadap diri sendiri, pujian untuk diri sendiri, ucapan
selamat untuk diri sendiri.
