Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terbentuknya suatu kondisi Lingkungan
baikfisik maupun non fisik. .Mmenurut Nitisemito (2012: 159), Faktor-faktor yang
dapat mempengaruhi lingkungan fisik adalah sebagai berikut:
1) Pewarnaan
Masalah warna dapat berpengaruh terhadap karyawan didalam melaksanakan
pekerjaan, akan tetapi banyak perusahaan yang kurang memperhatikan masalah
warna.
- Penerangan
Penerangan dalam ruang kerja karyawan memegang peranan yang sangat
penting dalam meningkatkan semangat karyawan sehingga mereka akan dapat
menunjukkan hasil kerja yang baik, yang berarti bahwa penerangan tempat kerja
yang cukup sangat membantu berhasilnya kegiatan-kegiatan operasional organisasi. - Udara
Di dalam ruangan kerja karyawan dibutuhkan udara yang cukup, dimana
dengan adanya pertukaran udara yang cukup, akan
menyebabkan kesegaran fisik dari karyawan tersebut. Suhu udara yang terlalu panas
akan menurunkan semangat kerja karyawan di
dalam melaksanakan pekerjaan.
4) Suara Bising
Suara yang bunyi bisa sangat menganggu para karyawan dalam
bekerja. Suara bising tersebut dapat merusak konsentrasi kerja
karyawan sehingga kinerja karyawan bisa menjadi tidak optimal.
5) Ruang Gerak
Pada suatu organisasi sebaiknya karyawan yang bekerja mendapat
tempat yang cukup untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas.
Karyawan tidak mungkin dapat bekerja dengan tenang dan maksimal
jika tempat yang tersedia tidak dapat memberikan kenyamanan.
6) Keamanan
Rasa aman bagi karyawan sangat berpengaruh terhadap semangat kerja dan
kinerja karyawan. Jika di tempat kerja tidak aman karyawan tersebut akan menjadi
gelisah, tidak bisa berkonsentrasi dengan pekerjaannya serta semangat kerja
karyawan tersebut akan mengalami penurunan.
7) Kebersihan
Lingkungan yang bersih akan menciptakan keadaan disekitarnya menjadi
sehat. Oleh karena itu setiap organisasi hendaknya selalu menjaga kebersihan
lingkungan. Dengan adanya lingkungan yang bersih karyawan akan merasa senang
sehingga kinerja karyawan akan meningkat.
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi lingkungan non fisik adalah
sebagai berikut (Nitisemito (2012: 1162):
1) Struktur kerja, yaitu sejauh mana bahwa pekerjaan yang diberikan kepadanya
memiliki struktur kerja dan organisasi yang baik.
2) Tanggung jawab kerja, yaitu sejauh mana pekerja merasakan bahwa pekerjaan
mengerti tanggung jawab mereka serta bertanggung jawab atas tindakan mereka.
3) Perhatian dan dukungan pemimpin, yaitu sejauh mana pegawai merasakan bahwa
pimpinan sering memberikan pengarahan, keyakinan, perhatian serta menghargai
mereka.
4) Kerja sama antar kelompok, yaitu sejauh mana pegawai merasakan ada kerjasama
yang baik diantara kelompok kerja atau rekan kerja yang ada.
5) Kelancaran komunikasi, yaitu sejauh mana pegawai merasakan adanya komunikasi
yang baik, terbuka, dan lancar, baik antara rekan kerja ataupun dengan pimpinan.
c. Indikator Lingkungan
Alex S. Nitiseminto (2012: 183) mendefinisikan lingkungan sebagai berikut:
“Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja yang dapat
mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas – tugas yang dibebankan. Indikator-
indikator lingkungan menurut Nitisemito (2012:164) terdiri dari:
1) Sarana/fisik (gedung, ruanga kerja)
2) Prasarana/fisik (Meja, Komputer, Kertas)
3) Tersedianya fasilitas untuk karyawan/fisik (Musholla, Toilet)
4) Suasana kerja/non fisik
5) Hubungan dengan rekan kerja/non fisik
