Jenis-Jenis Kompensasi


Mondy et al., (1993) dalam Anshori (2018) mengemukakan bahwa bentuk dari
kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawan dapat dikelompokkan menjadi 2
(dua), yaitu:

  1. Kompensasi Finansial
    Kompensasi finansial adalah kompensasi yang diwujudkan dengan sejumlah uang
    kartal kepada karyawan yang bersangkutan. Kompensasi finansial implementasinya
    dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu:
    a. Direct Financial compensation (kompensasi finansial langsung).
    Kompensasi finansial langsung adalah pembayaran berbentuk uang yang karyawan
    terima secara langsung dalam bentuk
    gaji/upah, tunjangan ekonomi, bonus dan komisi. Gaji adalah balas jasa yang
    dibayar secara periodik kepada karyawan tetap serta mempunyai jaminan yang
    pasti, sedangkan upah adalah balas jasa yang dibayarkan kepada pekerja dengan
    berpedoman pada perjanjian yang disepakati pembayarannya.
    b. Indirect Financial compensation (kompensasi finansial tak langsung)
    Kompensasi finansial tidak langsung adalah termasuk semua penghargaan keuangan
    yang tidak termasuk kompensasi langsung. Wujud dari kompensasi tak langsung
    meliputi program asuransi tenaga kerja (jamsostek), pertolongan sosial, pembayaran
    biaya sakit (berobat), cuti dan lain – lain.
  2. Kompensasi non finansial
    Kompensasi non finansial merupakan imbalan yang diberikan perusahaan kepada
    karyawan berupa fasilitas untuk membantu atau mempermudah karyawan dalam
    menjalankan tugas yang diberikan oleh perusahaan. Kompensasi non-finansial adalah
    balas jasa yang diberikan perusahaan kepada karyawan bukan berbentuk uang, tapi
    berwujud fasilitas. Kompensasi jenis ini dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu:
    a. Non financial the job (kompensasi berkaitan dengan pekerjaan)
    Kompensasi non finansial mengenai pekerjaan ini dapat berupa pekerjaan yang
    menarik, kesempatan untuk berkembang, pelatihan, wewenang dan tanggung jawab,
    penghargaan atas kinerja. Kompensasi bentuk ini merupakan perwujudan dari
    pemenuhan kebutuhan harga diri (esteem) dan aktualisasi (self actualization).
    b. Non financial job environment (kompensasi berkaitan dengan lingkungan pekerjaan)
    Kompensasi non finansial mengenai lingkungan pekerjaan ini dapat berupa
    supervisi kompetensi (competent supervision), kondisi kerja yang mendukung
    (comfortable working conditions), pembagian kerja (jobsharing)