Pengaruh Gaji terhadap Retensi Karyawan.


Kompensasi finansial yang kompetitif dan manfaat tambahan seperti
asuransi kesehatan dianggap sebagai faktor dominan dalam mempertahankan
karyawan Gen Z, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil.
(Acheampong, 2021) menekankan pentingnya gaji yang tinggi dan tunjangan yang
adil untuk menarik dan mempertahankan karyawan Gen Z yang sangat menghargai
stabilitas finansial. Selain itu, (Bharath, 2021) menyatakan bahwa sinergi antara
kompensasi finansial dan non-finansial, seperti peluang pengembangan karir,
semakin memperkuat retensi karyawan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh (Ali
et al., 2024) mendukung pandangan ini, terutama dengan menunjukkan bahwa
aspek kompensasi memiliki pengaruh yang lebih besar pada retensi karyawan.
Namun, (Pichler, Kohli, & Granitz, 2021) berargumen bahwa Gen Z mungkin lebih
termotivasi oleh makna kerja dan pencapaian pribadi daripada kompensasi semata,
sehingga pengaruh kompensasi saja mungkin memiliki batasan dalam
meningkatkan retensi. Sesuai dengan prinsip Social Exchange Theory (SET), gaji
yang kompetitif merupakan sumber daya material yang paling mendasar dalam
pertukaran antara karyawan dan perusahaan. Ketika perusahaan memberikan
kompensasi yang adil dan memuaskan, karyawan akan merasa berkewajiban untuk
memberikan kontribusi terbaiknya dan menunjukkan loyalitas dalam bentuk
retensi.