Indikator Kepuasan Kerja


Indikator kepuasan kerja menurut Robbins sebagai berikut (30):

  1. Pekerjaan yang menantang, karyawan menyukai pekerjaan yang
    memberikan mereka kesempatan untuk menggunakan
    keterampilan dan kemampuan yang dimiliki dan menawarkan
    beragam tugas, kebebasan dan umpan balik mengenai betapa baik
    mereka bekerja. Pekerjaan yang terlalu sedikit tantangan akan
    menimbulkan kebosanan, sedangkan pekerjaan yang terlalu
    menantang dapat menyebabkan frustasi dan rasa gagal. Namun
    dengan tingkat tantangan yang seimbang, sebagian karyawan
    akan merasakan kepuasan dan kesenangan dalam bekerja.
  2. Gaji atau Upah, karyawan menginginkan sistem upah yang adil,
    tidak meragukan dan sesuai dengan harapannya. Upah yang adil
    didasarkan pada tuntutan pekerjaan, tingkat keterampilan
    individu, dan standar pengupahan komunitas, kemungkinan besar
    akan dihasilkan kepuasan. Karyawan yang merasakan bahwa
    bayaran yang diterimanya sesuai dengan apa yang diharapkan
    dan dikerjakan maka akan menciptakan kepuasan dalam bekerja.
  3. Promosi, promosi memberikan kesempatan untuk pertumbuhan
    pribadi, tanggung jawab yang meningkat, dan meningkatkan
    status sosial. kesempatan karyawan untuk di promosikan ke
    jenjang yang lebih tinggi membuat karyawan merasakan
    kesempatan berkarir untuk berkembang dalam pekerjaannya.
    Tempat kerja memberikan peluang kepada seluruh karyawannya
    untuk berada pada jabatan yang lebih tinggi.
  4. Kesesuaian kepribadian, kecocokan yang tinggi antara
    kepribadian karyawan dan jenis pekerjaan akan menghasilkan
    individu yang puas. Adanya kesamaan kepribadian dengan
    pekerjaan meningkatkan kemampuan untuk memenuhi tuntutan
    pekerjaan sehingga peluang mendapat kepuasan lebih tinggi