Indikator kepuasan kerja menurut Robbins sebagai berikut (30):
- Pekerjaan yang menantang, karyawan menyukai pekerjaan yang
memberikan mereka kesempatan untuk menggunakan
keterampilan dan kemampuan yang dimiliki dan menawarkan
beragam tugas, kebebasan dan umpan balik mengenai betapa baik
mereka bekerja. Pekerjaan yang terlalu sedikit tantangan akan
menimbulkan kebosanan, sedangkan pekerjaan yang terlalu
menantang dapat menyebabkan frustasi dan rasa gagal. Namun
dengan tingkat tantangan yang seimbang, sebagian karyawan
akan merasakan kepuasan dan kesenangan dalam bekerja. - Gaji atau Upah, karyawan menginginkan sistem upah yang adil,
tidak meragukan dan sesuai dengan harapannya. Upah yang adil
didasarkan pada tuntutan pekerjaan, tingkat keterampilan
individu, dan standar pengupahan komunitas, kemungkinan besar
akan dihasilkan kepuasan. Karyawan yang merasakan bahwa
bayaran yang diterimanya sesuai dengan apa yang diharapkan
dan dikerjakan maka akan menciptakan kepuasan dalam bekerja. - Promosi, promosi memberikan kesempatan untuk pertumbuhan
pribadi, tanggung jawab yang meningkat, dan meningkatkan
status sosial. kesempatan karyawan untuk di promosikan ke
jenjang yang lebih tinggi membuat karyawan merasakan
kesempatan berkarir untuk berkembang dalam pekerjaannya.
Tempat kerja memberikan peluang kepada seluruh karyawannya
untuk berada pada jabatan yang lebih tinggi. - Kesesuaian kepribadian, kecocokan yang tinggi antara
kepribadian karyawan dan jenis pekerjaan akan menghasilkan
individu yang puas. Adanya kesamaan kepribadian dengan
pekerjaan meningkatkan kemampuan untuk memenuhi tuntutan
pekerjaan sehingga peluang mendapat kepuasan lebih tinggi
