Berdasarkan literatur (45) menjelaskan bahwa faktor-faktor yang
mempengaruhi employee engagement ada 2 yaitu :
1.) Faktor Eksternal (Job Resources)
Job resources mengacu pada aspek-aspek fisik, psikologis,
sosial atau organisasi dalam suatu pekerjaan. Contoh job resources
antara lain adalah skill variety, task identity, task significance,
autonomy, dan feedback.
2.) Faktor Internal (Personal Resources)
Merupakan aspek yang berhubungan dengan diri sendiri dan
pada umumnya aspek tersebut mengacu kepada kemampuan
seseorang untuk mengontrol lingkungan. Contoh personal resources
adalah modal psikologis (psychological capital) dan kepribadian
(Personality).
Adapun faktor-faktor lain yang mempengaruhi employee
engagement menurut (46) adalah sebagai berikut :
a.) Kepemimpinan
Karyawan yang memiliki pemimpin yang efektif cenderung
lebih engaged dengan pekerjaannya. Pemimpin yang efektif adalah
pemimpin yang memiliki visi dan misi yang jelas, memotivasi dan
memberikan dukungan. Kepercayaan pemimpin dapat dibangun
dengan komunikasi terbuka dan transparan serta dapat berkomitmen
untuk kepentingan perusahaan.
b.) Budaya Kerja
Karyawan yang bekerja di budaya kerja yang positif dan
suportif umumnya akan lebih engaged dengan perusahaan. budaya
kerja yang positif ini dapat dibangun dengan mendorong kolaborasi,
menghargai kergaman, dan memberikan penghargaan atas prestasi.
c.) Kesempatan Berkembang
Karyawan yang memiliki peluang untuk mengembangan diri
secara professional cenderung lebih engaged dengan pekerjaan
mereka. Peluang pengembangan ini dapat berupa pelatihan, mentoring
dan lain sebagainya.
d.) Kompensasi dan Benefit
Kompensasi kompetitif yang diberikan perusahaan pada
umumnya akan membuat karyawan semakin engaged dengan
perusahaan. pemberian gaji, tunjangan, insentif dan kompensasi lainnya
dapat membantu karyawan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka
dan merasa dihargai atas pekerjaan yang telah dilakukan.
e.) Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Pribadi
Karyawan yang memiliki kondisi yang seimbang antara
pekerjaan dan kehidupan pribadi cenderung memiliki engaged yang
lebih tinggi kepada perusahaan. Beban kerja yang wajar serta jam kerja
yang fleksibel dapat diterapkan perusahaan untuk memenuhi hal
tersebut
