Definisi Employee Engagement


Employee engagement pertama kali diperkenalkan oleh William
Kahn pada tahun 1990 yang didefinisikan sebagai keadaan dimana
karyawan mengekspresikan diri mereka secara fisik, kognitif, dan
emosional dalam peran pekerjaan mereka. Menurut (41) engagement atau
keterlibatan mengacu kepada keterikatan psikologis, keterhubungan dan
komitmen dalam menyelesaikan tugas-tugas seseorang, karyawan yang
terlibat akan mengalami tingkat keterhubungan yang tinggi dengan
pekerjaan mereka dan ingin selalu bekerja keras untuk menyelesaikan
tujuannya. Sedangkan pendapat dari (42) employee engagement adalah
sebuah kondisi yang mencerminkan tingkat keterlibatan dan komitmen
seorang karyawan terhadap pekerjaannya serta organisasi tempat mereka
bekerja. Keterlibatan karyawan lebih dari sekedar kepuasan kerja dan
loyalitas karyawan kepada perusahaan.
Engagement juga mengacu pada hubungan yang lebih mendalam
dan kuat terhadap pekerjaan mereka, karyawan tidak hanya puas tetapi
juga memiliki dorongan untuk memberikan yang terbaik dalam
mengerjakan tugas-tugas. Employee Engagement dapat diciptakan dalam
suatu perusahaan salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan feedback
antara manager dengan karyawan begitupun sebaliknya (43).
Mengemukakan bahwa employee engagement adalah sejauh mana pikiran
dan perilaku karyawan difokuskan pada pekerjaannya dan keberhasilan
perusahaan. proses ini mempengaruhi banyak hasil kinerja yang penting
seperti karyawan akan lebih produktif, menunjukkan dedikasi yang lebih
besar, memiliki kinerja yang tinggi, menunjukkan hasil tingkat retensi
yang lebih tinggi (28). Menurut (44) employee engagement
menggambarkan bagaimana karyawan dapat memberi lebih banyak dari
apa yang mereka tawarkan, dan sebagai hasilnya karyawan yang terlibat
adalah karyawan yang lebih produktif dibandingkan dengan karyawan
lainnya