Menurut Organ (2006) ada beberapa faktor yang mempengaruhi
Organizational Citiznship Behavior salah satunya adalah Budaya Organisasi.
Budaya organisasi merupakan suatu keyakinan, nilai dan kebiasaan Bersama
dalam organisasi yang berinteraksi dengan perilaku yang mempengaruhi norma-
norma. Organisasi membutuhkan karyawan yang mampu bekerja dengan lebih
baik, cepat dan tepat. Organizational Citizenship Behavior memiliki definisi
sebagai perilaku individu yang tidak secara langsung diidentifikasi oleh sistem
penghargaan formal, dan secara agregat mempromosikan berfungsinya organisasi
secara efektif yang juga dianggap sebagai pilihan setiap individu karena
dikerjakan secara sukarela.
Apabila suatu perusahaan atau organisasi memiliki budaya organisasi
yang positif dan berfungsi dengan baik, maka akan timbul perilaku
kewarganegaraan organisasional dikalangan karyawan perusahaan atau organisasi
tersebut. Hal ini dikarenakan terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan
Organizational Citiznship Behavior. Hal ini didukung oleh penelitian Susita et al.,
(2020) yang menyatakan bahwa adanya pengaruh positif dan signifikan antara
Budaya organisasi dengan Organizational Citizenship Behavior, dan pada
penelitian Lockhart et al., (2020) yang menyatakan bahwa Budaya organisasi
mempunyai hubungan yang positif dan signifikan dengan Organizational
Citizenship Behavior yang memenuhi variable mediasi. Namun Berbeda dengan
penelitian yang dilakukan oleh ASTRINING SARI, (2016) yang menyatakan
tidak ada pengaruh antara Budaya Organisasi terhadap Organizational Citiznship
Behavio
