Workload Management memiliki peran penting dalam bentuk kualitas
job performance karyawan, khususnya ketika workload management yang
diberikan selaras dengan kapasitas individu serta didukung oleh sumber daya yang
memadai. Lingkungan kerja yang mampu mengatur workload management secara
proposional akan membantau karyawan menjaga stabilitas energi dan fokus kerja,
sehingga mengurangi kelelahan dan menjaga kualitas kerja. Hal tersebut sejalan
dengan konsep yang dikemukakan Costa (2017), menegaskan bahwa organisasi
perlu menyeimbangkan tuntunan pekerjaan dengan kemampuan pegawai melalui
pengaturan prioritas, alokasi waktu yang tepat, serta ketersediaan fasilitas yang
memadai, agar workload management tidak menjadi tekanan berlebih dan kinerja
dapat dipertahankan
