Organizational citizenship behavior (OCB) yaitu perilaku
karyawan yang tidak hanya melakukan pekerjaan sesuai dengan tuntutan tugas
ataudiberikan perusahaan secara formal, namun ia juga melakukan pekerjaan
ekstra diluardari tuntutan tugasnya yang bertujuan untuk mencapai
keberhasilan dan juga efektivitasorganisasi Organ, Podsakoff, & MacKenzie
(dalam Zahreni dkk, 2021).
Organizational citizenship behavior adalahperilaku seorangindividu
yang mempunyai kebebasandalam melakukan suatu pekerjaan yang
mendukungkeefektivan organisasi tanpa adanya pengaruh rewardatau imbalan
yang akan diberikan pada individu tersebut menurut Organ(dalam
Prameswaridan Mulyana, 2022).Organizational Citizenship Behavior (OCB)
adalah kontribusi pekerja “di atas dan lebih dari” deskripsi kerja formal Smith
(dalam Sari dan Puspitadewi, 2019).
Menurut Riggio (dalam Astuti, 2019)OCB adalah upaya yang
dilakukan oleh anggota organisasi yang ingin memajukan dan
mempromosikan kerja organisasidan mencapai tujuan, sehingga apabila OCB
rendah maka dapat berdampak terhadap kinerja organisasi tersebut dan
berpengaruh kepada keberhasilan perusahaan. (Chang, Johnson,dan Yang
dalam Rachmawati, 2021) memaparkan bahwameskipun karyawan
yangmemilikiorganizational citizenship behavior
tidakmendapatkankeuntungan secara eksplisitnamun ada keuntungan implisit
yang diterimaolah karyawan dimana karyawan yangmenunjukan perilaku
organizational citizenshipbehavior cenderung mendapatkan evaluasiperforma
yang lebih baik.Selain itu, padatingkat organisasi organizational
citizenshipbehavior juga memberi keuntungan sepertimeningkatnya performa
dan sosial kapitaldari perusahaan.
Menurut Waspodo dan Minadaniati (dalam Sellycia,
2019)menjelaskan bahwa OrganizationalCitizenship Behavior (OCB)
merupakan perilaku sukarela dari seorang pekerja untuk mau melakukan tugas
dan pekerjaan di luar tanggung jawab atau kewajibannya demi kemajuan atau
keuntungan organisasinya.Aldag & Resckhe (dalam Yano dkk, 2021)
memberikan penjelasan yangkomprehensif terkait dengan OCB ini di mana
OCB melibatkan beberapa perilaku meliputi perilaku menolong orang lain,
menjadi volunteer untuk tugas-tugas ekstra, patuh terhadap aturan-aturan dan
prosedur-prosedur di tempat kerja. Perilaku ini menggambarkan nilai tambah
bagi pegawai dan merupakan salah bentuk perilaku sosial, yakni perilaku
sosial positif, konstruktif dan bermakna membantu.
Menurut Robbins (dalam Lestari, 2018) salah satu faktor yang menjadi
syarat penting bagi seorang karyawan saat ini adalah Organizational
citizenship behavior (OCB) yang sangat kuat dan tinggi, karena OCB dapat
mendukung fungsi organisasi secara efektif. Karyawan yang memiliki
Organizational citizenship behavior (OCB) yang tinggi akan cenderung
melindungi perusahaan dan asetnya, memberikan saran yang konstuktif untuk
meningkatkan kinerja organisasi, senang melatih diri untuk mengerjakan
pekerjaan tambahan, senang menciptakan iklim organisasi yang baik untuk
rekan kerja di lingkungannya, serta selalu bersedia bekerja sama dalam
melaksanakan tugas.
Menurut Spitzmuller(dalam Alamsari & Laksmiwati,
2017)organizational citizenshipbehavior (OCB) merupakan perilaku individu
yangmampu mendorong dirinyauntuk memajukan suatuorganisasi secara
menyeluruh tanpa memperhitungkantimbal balik atau bersifat sukarela dalam
melakukanpekerjaan.Organizational citizenship behavior yang disingkat OCB
menurut Budiharjo (dalam Juwita dkk, 2022)yaitu perilaku sukarela yang
dilakukan oleh individu untuk keefektifan organisasi. Perilaku karyawan
sangat membantu keefektifan sebuah organisasi.Dengan organisasi yang
efektif nantinya dapat membantu kemajuan dari suatu organisasi itu
sendiri.Organizational citizenship behavior (OCB) memiliki peran penting
dalam meningkatkan kemajuan perusahaan.
Damayanti & Suhariadi(dalam Dahlia dan Kurniawati,
2021)menjelaskan OCB merupakan perilaku-perilaku yangdilakukan anggota
orgnanisasi secara langsung, jika mereka melakukan tidak diberipenghargaan
dan tidak di beri hukuman jika mereka tidak melakukannya. Selain itu
tidakmerupakan bagaian dari pekerjaan formal anggota organisasi.OCB
menurut Titisari adalah perilaku inisiatif karyawan dalam melakukan
pekerjaanyang tidak berhubungan dengan suatu reward, akan tetapi dapat
membantu meningkatkanefektifitas bagi perusahaan Purnamie Titisari(dalam
Rahmatillah, 2022).Kartz (dalam Dewinda dan Annisa, 2019)menekankan
bahwa OrganizationalCitizenship Behavior adalah perilaku-perilaku
kooperatif dan saling membantuyang berada di luar persyaratan formal yang
sangat penting bagi berfungsinyasuatu organisasi
