Pengaruh Iklim Organisasi Pada Kepuasan Kerja


Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah iklim organisasi .Dan
salah satu cara dalam mencapai tujuannya adalah tercapainya iklim organisasi yang
kondusif.
Menurut Swastha (2008:130) yang menyatakan bahwa iklim organisasi merupakan
kualitas dari proses interaksi dari sebuah organisasi untuk mencapai sebuah tujuan
yang telah ditetapkan. Dengan adanya proses interaksi ini, karyawan akan
melakukan penilaian-penilaian tentang perusahan dan membentuk persepsi dalam
dirinya tentang iklim organisasi tempatnya bekerja. Jika karyawan mempersepsikan
bahwa perusahan menerapkan peraturan yang tidak memiliki kesesuaian dengan
nilai dirinya maka kondisi ini dapat menimbulkan ketidakpuasan kerja. Sebaliknya
jika karyawan mempersepsikan bahwa perusahan menerapkan peraturan yang
memiliki kesesuaian dengan nilai dirinya maka kepuasan kerja akan tercipta.
Setiap orang yang mengambil alih dalam sebuah perusahan tentunya
menginginkan sebuah iklim organisasi yang sehat, kondusif dan terasa nyaman. Hal
ini tentunya akan berpengaruh terhadap beban kerja ataupun setiap tugas yang
diberikan kepada mereka . Sehingga apabila kondisi iklim organisasi yang
berbanding terbalik dengan harapan mereka tentunya akan menimbulkan
ketidakpuasan di dalam diri mereka.
Sebagaimana yang dikemukakan oleh Khaeron (2009) bahwa kepuasan kerja
karyawan akan meningkat jika iklim organisasi tersebut baik dan sehat karyawan
akan nyaman dalam menyelesaikan tugasnya. Dan hal ini didukung oleh penelitian
yang di lakukan oleh Faozi (2014) yang menemukan hasil penelitian bahwa iklim
organisasi juga memiliki pengaruh yang positif pada kepuasan kerja. Made Agastia
rahadian dan I Gusti Made (2017) juga mengemukakan dalam penelitiannya yaitu
iklim organisasi memiliki pengaruh yang positif terhadap kepuasan kerja.