Definisi Iklim Organisasi


Iklim organisasi (atau disebut juga suasana organisasi) adalah serangkaian
lingkungan kerja di sekitar tempat kerja yang berpengaruh terhadap perilaku
seseorang dalam melaksanakan pekerjaan. Secara definisi iklim organisasi
memiliki banyak definisi yang berbeda-beda, demikian juga dengan para ahli.
Menurut Hardjana (2013) mendefinisikan bahwa “Iklim organisasi
dianggap mempunyai kedudukan sebagai „jembatan‟ yang menghubungkan
faktor-faktor organisasi dan perilaku karyawan dalam mewujudkan kinerja.”
Menurut Aryadillah (2018) mendefinisikan bahwa “Iklim organisasi
merupakan konsep luas yang diketahui anggota mengenai persepsi berbagai
terhadap sifat atau karakter tempat kerja, ini merupakan karakteristik internal yang
membedakan satu organisasi/sekolah dengan organisasi yang lainnya dan
mempengaruhi orang-orang yang ada di dalamnya.
Menurut Pratama dan Pasaribu (2020) mendefinisikan bahwa “Iklim
organisasi merupakan kualitas lingkungan internal organisasi yang secara relatif
terus berlangsung, dialami oleh anggota organisasi dan mempengaruhi perilaku
mereka serta dapat dilukiskan dalam satu set karakteristik atau sifat organisasi”.
Menurut Diawati dan Sugesti (2015) mendefinisikan bahwa “Iklim organisasi
adalah serangkaian perasaan dan persepsi dari pihak berbagai pekerja yang dapat
berubah dari waktu ke waktu dan dari satu pekerja ke pekerja lain.
Menurut Prihatsanti dan Dewi (2010) mendefinisikan bahwa “Iklim
organisasi adalah kualitas lingkungan internal organisasi, hal ini dialami oleh
anggota organisasi dan mempengaruhi perilakunya dan dapat digambarkan dalam
sekumpulan karakteristik atau sifat organisasi.”
Menurut Raja, Madhavi dan Sankar (2019) mendefinisikan bahwa “Iklim
organisasi adalah serangkaian karakteristik unik yang mendefinisikan organisasi
dan membedakannya dari organisasi lain. Karakteristik ini tetap utuh untuk jangka
waktu yang lama sehingga mempengaruhi perilaku orang yang bekerja di
lingkungan tersebut.”
Menurut Bassem, Maamari dan Majdalani (2017) mendifinisikan bahwa
“Iklim organisasi adalah bagaimana karyawan memandang organisasinya, dan
jenis sikap yang mereka miliki terhadap organisasinya.” Iklim organisasi dapat
memengaruhi motivasi dan prestasi dalam bentuk penghargaan. Dan iklim
organisasi mempunyai kontribusi terhadap prestasi kerja karyawan , hal ini
ditunjukkan dengan memberikan penghargaan berupa pelatihan, melanjutkan
pendidikan, bonus, serta karyawan tidak mendapatkan komisi tambahan pada saat
melakukan jam kerja lembur.
Menurut Keith Davis (dalam Setiawan, 2016) menjelaskan bahwa “iklim
organisasi merupakan sebagai lingkungan manusia dimana karyawan atau anggota
organisasi melakukan pekerjaannya”.
Menurut Akbaba dan Altindag (2016) mendefinisikan bahwa “Iklim
organisasi adalah persepsi subjektif dari studi mengenai fisik, lingkungan objektif,
aplikasi dan kondisi organisas