Menurut Hasibuan (2020:127) faktor-faktor yang mempengaruhi
kompensasi yaitu :
- Penawaran dan Permintaan Tenaga Kerja. Dalam hal ini jika penawaran
yang ada itu lebih besar dari lowongan pekerjaan maka tingkat kompensasi
relatif kecil, begitupun sebaliknya jika terdapat penawaran lebih kecil
sedangkan lowongan pekerjaan itu lebih besar maka kompensasi yang
ditawarkan akan relatif lebih besar. - Kemampuan dan Kesediaan Perusahaan. Dalam hal ini apabila jika
perusahaan atau suatu organisasi tersebut mampu dan bersedia
memberikan kompensasi dengan baik maka tingkat kompensasi semakin
besar, begitupun sebaliknya apabila perusahaan atau suatu organisasi
tersebut hanya mampu memberikan kompensasi rendah maka tingkat
kompensasi pun rendah. - Produktivitas Kerja Pegawai atau Karyawan. Dalam hal ini jika
produktivitas kerja yang dilakukan pegawai atau karyawan tersebut baik,
maka tingkat kompensasi yang akan didapatkan akan semakin besar,
begitupun sebaliknya jika produktivitas yang dilakukan pegawai atau
karyawan buruk, maka kompensasi yang akan didapatkan pun rendah. - Biaya Hidup Dalam hal ini biaya hidup dapat menentukan tinggi
rendahnya tingkat kompensasi. Yang dimana jika biaya hidup di daerah
tersebut tinggi maka tingkat pendapatan kompensasi juga akan tinggi
begitupun dengan sebaliknya. - Kondisi Perekonomian Nasional Dalam hal ini tinggi atau rendahnya
tingkat pemberian kompensasi yang dilakukan perusahaan kepada pegawai
juga dapat disebabkan oleh kondisi perekonomian saat itu. Jika
perekonomian sedang tinggi maka kompensasi yang akan diberikan pun
akan tinggi, sebaliknya jika perekonomian sedang merosot maka
kompensasi yang akan diberikan pun akan rendah
