Perkembangan Technology Acceptance Model (TAM)  (5)

Penyederhanaan TAM

Davis, Bagozzi, dan Warshaw (1989) menemukan bahwa persepsi kegunaan dapat memengaruhi niat menggunakan secara langsung tanpa harus selalu melalui sikap. Temuan ini memiliki implikasi penting: pengguna dapat mengadopsi teknologi yang dianggap sangat bermanfaat walaupun mereka tidak secara emosional menyukai atau menikmati penggunaannya.

Venkatesh dan Davis (1996) kemudian menyempurnakan struktur TAM dengan memperjelas hubungan antara kemudahan penggunaan, kegunaan, niat, dan penggunaan sistem. Dalam versi yang banyak digunakan, sikap terhadap penggunaan sering dihilangkan karena pengaruh persepsi kegunaan terhadap niat dianggap cukup kuat dan langsung. Perkembangan ini menghasilkan model TAM yang lebih parsimonious atau sederhana, terutama untuk penelitian empiris berbasis survei dan SEM.scielo+1

Model TAM yang disederhanakan dapat dituliskan sebagai:

PEOU→PUPEOU \rightarrow PUPEOU→PU

PEOU, PU→BI→AUPEOU,\ PU \rightarrow BI \rightarrow AUPEOU, PU→BI→AU

dengan PEOUPEOUPEOU sebagai perceived ease of use, PUPUPU sebagai perceived usefulness, BIBIBI sebagai behavioral intention, dan AUAUAU sebagai actual use.