Menurut (Maulia & Handojo, 2022) Kualitas laba adalah kinerja suatu
perusahaan secara akurat dapat digambarkan dari laba, apakah laba yang
dihasilkan berkualitas atau tidak. Berkualitas atau tidaknya suatu laba yang
dihasilkan akan berdampak pada pihak-pihak pengguna laporan keuangan
sebagai dasar informasi ketika ingin mengambil suatu keputusan. Menurut (AlVionita & Asyik, 2020) Kualitas laba tercemin dengan adanya pelaporan
keuangan yang sesuai dengan karakteristik yang telah ditentukan oleh standar
akuntansi keuangan. Kualitas laba mengacu. Laba yang berkualitas merupakan
laba yang dapat menggambarkan kelanjutan laba (sustainable earnings) dimasa
depan, yang ditentukan oleh komponen akrual dan kas yang dapat
mencerminkan kinerja keuangan perusahaan yang sesungguhnya. Earning yang
disajikan tidak sesuai dengan kebenaran yang ada dilapangan menggambarkan
tidak berkualitasnya laba tersebut (Aurelia, 2020). Kesesuaian informasi laba
akan menggambarkan kinerja perusahaan yang sesungguhnya.
Menurut (Fortuna et al., 2023) juga menyatakan bahwa kualitas laba
yang tinggi akan menunjukkan tiga hal, yaitu (1) kualitas laba yang tinggi akan
mencerminkan kinerja perusahaan saat ini, (2) kualitas laba yang tinggi akan
menjadi indikator yang baik untuk kinerja operasi dimasa yang akan datang,
dan (3) kualitas laba yang tinggi dapat secara akurat mencerminkan nilai
intrinsik perusahaan. Informasi yang merupakan perimbangan antara relevansi
dan reliabilitas dapat memenuhi kepentingan investor dengan baik. Hal tersebut
berarti bahwa pada dasarnya kualitas laba tidak memiliki pengertian apapun
jika tidak berhubungan dengan keputusan tertentu. Kualitas dari angka laba
yang dilaporkan bergantung pada apakah informasi tersebut cukup informatif
mengenai kondisi keuangan perusahaan. Ketiga, kualitas laba ditentukan oleh
gabungan relevansi dari yang mendasari kinerja keuangan pada pengambilan
keputusan dan oleh kemampuan sistem akuntansi dalam mengukur kinerja.
Kualitas laba adalah kesesuaian informasi laba yang dicantumkan oleh
perusahaan dalam laporan keuangan dengan kinerja atau kondisi perusahaan
yang sebenarnya. Kualitas laba yang tinggi dapat secara akurat mencerminkan
kinerja operasi perusahaan saat ini (Dechow & Schrand, 2004). Informasi laba
yang terdapat dalam laporan keuangan memiliki peranan penting bagi sejumlah
pemangku kepentingan (stakeholder). Informasi laba dalam laporan keuangan
akan dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan oleh para pemangku
kepentingan.
