Earning Management menurut (Sulistyanto, 2008:49) adalah tindakan
manajer yang menaikkan atau menurunkan laba yang dilaporkan dari unit yang
menjadi tanggung jawabnya, yang tidak mempunyai hubungan dengan
kenaikkan atau penurunan profitabilitas perusahaan dalam jangka panjang
Manajemen Laba juga dikatakan sebagai campur tangan dalam proses
penyusunan pelaporan keuangan eksternal, dengan tujuan untuk memperoleh
keuntungan pribadi (pihak yang tidak setuju mengatakan bahwa hal ini
hanyalah upaya untuk memfasilitasi operasi yang tidak memihak dari sebuah
proses. manajemen laba dilakukan dengan mempermainkan komponenkomponen akrual dalam laporan keuangan, sebab pada komponen akrual dapat
dilakukan permainan angka melalui metode akuntansi yang digunakan sesuai
dengan keinginan orang yang melakukan pencatatan dan penyusunan laporan
keuangan (Sulistyanto, 2008:33).
Menurut (Arif, 2012) Manajemen laba adalah tindakan-tindakan
manajer untuk menaikkan (menurunkan) laba periode berjalan dari sebuah
perusahaan yang dikelola untuk tujuan menghindari kerugian dan manajemen
laba yang dilakukan oleh manajer akan mempengaruhi kualitas laba
perusahaan. Healy dan Wahlen, (1998) manajemen laba terjadi ketika
manajemen menggunakan keputusan tertentu dalam laporan keuangan dan
transaksi untuk mengubah laporan keuangan sebagai dasar kinerja perusahaan
yang bertujuan menyembunyikan dari pemilik atau pemegang saham
(shareholder),atau untuk mempengaruhi hasil kontraktual yang mengandalkan
angka-angka akuntansi yang dilaporkan. Manajemen laba dapat terjadi karena
manajer diberi keleluasaan untuk memilih metode akuntansi yang akan
digunakan dalam mencatat dan mengungkapkan informasi keuangan privat
yang dimilikinya (Nur, 2012).
