Keputusan pendanaan berkaitan dengan pemilihan dan pemanfaatan sumber dana
yang dibutuhkan oleh perusahaan, pendanaan dapat berasal dari internal
perusahaan maupun eksternal perusahaan. Keputusan pendanaan akan sangat
mempengaruhi perusahaan, terutama tentang seberapa besar prosentase pendanaan
antara pihak eksternal dan internal yang akan dihimpun perusahaan. Sumber dana
yang berasal dari sumber internal perusahaan adalah laba ditahan dan depresiasi,
sedangkan dana yang berasal dari eksternal perusahaan adalah dana yang berasal
dari kreditur atau pengambil bagian di dalam perusahaan. Apabila perusahaan
memenuhi kebutuhan pendanaan dengan menerbitan saham baru, maka dapat
diartikan bahwa perusahaan tersebut melakukan pendanaan atau pembelanjaan
modal sendiri. Dalam melaksanakan fungsi pemenuhan kebutuhan dana dan
fungsi pendanaan, seorang manajer keuangan akan mencari alternatif-alternatif
sumber dana yang kemudian dilakukan analisa untuk mendapatkan suatu
keputusan terbaik dalam hal pendanaan perusahaan. Tingkat pertumbuhan yang
tinggi pada suatu perusahaan ditandai dengan tingginya kesempatan investasi
yang dilakukan oleh perusahaan. Tingkat laba yang tinggi akan menjadikan para
investor berani untuk menginvestasikan dana pada perusahaan tersebut. IOS
menurut Myers (1997) merupakan kombinasi antara aktiva yang dimiliki oleh
perusahaan dan pilihan investasi di masa yang akan datang dengan net present
value (NPV). IOS merupakan nilai perusahaan yang besarnya tergantung pada
pengeluaran yang ditetapkan oleh manajemen pada masa yang akan datang, dan
merupakan investasi yang diharapkan untuk mendapatkan return yang lebih besar
(Julianto dan Lilis, 2004). Secara umum dapat dikatakan bahwa IOS
menggambarkan tentang luasnya kesempatan atau peluang investasi bagi suatu
perusahaan, namun sangat tergantung pada pilihan expenditure perusahaan untuk
kepentingan di masa yang akan datang. Dengan demikian IOS bersifat tidak dapat
diobservasi, sehingga perlu dipilih suatu proksi yang dapat dihubungkan dengan
variabel lain dalam perusahaan, misalnya variabel pertumbuhan, variabel
kebijakan dan lain-lain (Norpratiwi, 2007).
