Rivai (2019) menegaskan bahwa karyawan merasakan budaya perusahaan,
dan sentimen ini menghasilkan ekspektasi, nilai, dan kepercayaan. Lebih lanjut,
menurut Sule & Saeful (2019), budaya organisasi merupakan cerminan norma dan
nilai yang dipegang dan dipraktikkan di dalam perusahaan, yang berkaitan dengan
lingkungan tempat perusahaan tersebut beroperasi.
Ernawan (2020) mendefinisikan budaya organisasi sebagai cara hidup dan
gaya organisasi yang mencerminkan prinsip atau keyakinan yang dianut seluruh
organisasi. Menurut Edison (2022), budaya organisasi adalah hasil dari proses
pembentukan gaya atau perilaku setiap orang menjadi standar, pedoman, dan
nilai-nilai baru dalam suatu bisnis. Proses ini menanamkan rasa bangga kelompok
dalam mengatasi hambatan dan mencapai tujuan tertentu.
