Pengaruh Iikuiditas terhadap kebijakan dividen


Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan memenuhi
kewajiban jangka pendeknya tepat waktu, (Fahmi, 2011). Likuiditas erat
kaitannya dengan arus kas perusahaan, komponen aktiva lancar lainnya
dan kewajiban lancarnya. Tingginya rasio likuiditas menunjukkan semakin
besar kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka
pendeknya. Pembayaran dividen kepada para pemegang saham merupakan
salah satu kewajiban jangka pendek perusahaan. Perusahaan dengan
tingkat likuiditas yang baik dapat membagikan dividen yang tinggi kepada
pemegang saham.
Mawarni dan Ratnadi (2014) menyatakan bahwa adanya
peningkatan jumlah kas dan setara kas dalam perusahaan dapat
meningkatkan dividend payout ratio. Meningkatnya cash ratio dapat juga
meningkatkan harapan investor terhadap kemampuan perusahaan dalam
membagikan dividen. Hal ini dikarenakan pembayaran dividen merupakan
aliran kas keluar, sehingga aliran kas bebas yang tinggi akan
memungkinkan perusahaan lebih berfokus pada pembayaran dividen yang
tinggi begitupula sebaliknya. Penjelasan tersebut sesuai dengan konsep
teori signal.
Dividen dipakai sebagai signal oleh perusahaan. Apabila prospek
perusahaan dimasa mendatang baik maka pendapatan dan aliran kas
diharapkan meningkat atau diperoleh pada tingkat dimana dividen yang
meningkat tersebut bisa dibayarkan, maka perusahaan akan meningkatkan
pembayaran dividen,sehingga pasar akan merespon positif informasi
tersebut (Mamduh, 2014). Jadi semakin tinggi likuiditas maka semakin
tinggi dividen yang dibayarkan.