Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Persepsi


Setiap individu mungkin dapat memandang suatu hal dengan
mempersepsikannya secara berbeda. Perbedaan persepsi antara individu
dengan orang lain dapat mengakibatkan terjadinya perbedaan pemaknaan
terhadap objek di lingkungan organisasinya.
Robbins (2008) mengatakan ada tiga faktor yang dapat mempengaruhi
persepsi, yaitu:
a. Pelaku Persepsi yaitu ketika individu memandang ke objek tertentu dan
mencoba menafsirkan apa yang dilihatnya, maka penafsiran itu sangat
dipengaruhi oleh karakteristik pribadi dari pelaku persepsi tersebut.
Diantara karakteristik pribadi yang mempengaruhi persepsi adalah sikap,
kepribadian, motif, kepentingan atau minat, pengalaman masa lalu dan
harapan.
b. Target (Objek), dimana karakteristik-karakteristik objek yang akan diamati
dapat mempengaruhi apa yang dipersepsikan. Orang yang banyak bicara
berkemungkinan mendapatkan perhatian yang lebih dikelompok tertentu
dan pada mereka yang pendiam.
c. Situasi yaitu konteks dimana kita melihat objek atau peristiwa tertentu
juga penting. Waktu ketika objek atau peristiwa tertentu terlihat dapat
mempengaruhi perhatian, seperti lokasi, cahaya, suhu udara, atau
sejumlah faktor situasi lainnya.
Thoha (2005) menjelaskan bahwa faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi persepsi yaitu faktor dari luar (external set factors) dan faktor
dari dalam (internal set factors). Adapun faktor-faktor dari luar terdiri dari
pengaruh-pengaruh dari lingkungan luar antara lain: intensitas, ukuran,
keberlawanan, pengulangan, gerakan dan hal-hal yang baru. Sedangkan
faktor-faktor dari dalam yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu itu
sendiri, antara lain: prosesbelajar (learning), motivasi dan kepribadian.
Berdasarkan teori-teori di atas, dapat disimpulkan faktor-faktor yang
mempengaruhi persepsi adalah:
a. Karakteristik pribadi, dimana berkaitan dengan motivasi individu itu
sendiri, pengalaman-pengalaman dan kepribadiannya.
b. Objek yang dipersepsi, apa yang diperlihatkan oleh objek kepada pihak
luar. Antara lain bentuk, intensitas, gerakan, ukuran, bunyi, frekuensi dan
kekontrasan yang terdapat pada objek yang dipersepsi.
c. Faktor luar atau situasi, unsur-unsur lingkungan yang berupa cahaya,
lokasi atau suhu di lingkungan objek yang dipersepsi.