Tujuan Penilaian Kinerja


Menurut Werther dan Davis dalam Donni Juni Priansa (2014) tujuan dari penilaian kinerja
adalah:

  1. Peningkatan Kinerja (Performance Improvement)
    Hasil penilaian kinerja memungkinkan manajer dan pagawai untuk mengambil
    tindakan yang berhubungan dengan peningkatan kinerja.
  2. Penyesuaian kompensasi (Compensation Adjustment)
    Hasil penilaian kinerja membantu para pengambil keputusan untuk menentukan
    siapa saja yang berhak menerima kenaikan gaji atau sebaliknya.
  3. Keputusan Penempatan (Placement Decision)
    Hasil penilaian kinerja memberikan masukan tentang promosi, transfer dan demosi
    bagi pegawai.
  4. Kebutuhan Pengembangan dan Pelatihan (Training and Development needs)
    Hasil penelitian kinerja membatu untuk mengevaluasi kebutuhan pelatihan dna
    pengembangan bagi pegawai agar kinerja mereka lebih optimal.
  5. Perencanaan dan Pengembangan Karir (Career Planning and Development)
    Hasil penelitian kinerja memandu untuk menentukan jenis karir dan potensi karir
    yang dapat dicapai.
  6. Prosedur Perekrutan (Process Deficiencies)
    Hasil penelitian kinerja mempengaruhi prosedur perekrutan pegawai yang berlaku
    didalam organisasi.
  7. Kesalahan Desain Pekerjaan dan Ketidakakuratan Informasi (Information
    Inacuracies and Job-Design errors)
    Hasil penilaian kinerja membantu dalam menjelaskan apasaja kesalahan yang telah
    terjadi dalam manajemen SDM terutama dibidang informasi kepegawaian, desain
    jabatan derta informasi SDM lainnya.