Kualitas produk yaitu sebuah kapabilitas dari produk dalam
melaksanakan fungsinya dimana termasuk dalam hal ketahanan,
kehandalan, kemudahan ketika penggunaan, perbaikan produk, tingkat
keakuratan dan atribut lainnya yang dimiliki produk. Produk dapat
dinyatakan memiliki mutu baik apabila telah berhasil saat menjalankan
dan memenuhi fungsi yang telah dijanjikan. Kualitas produk dapat
dijadikan sebagai kekuatan potensial sebuah merek untuk dapat
mengalahkan pesaing, sehingga bagi perusahaan yang memiliki dan
menjaga kualitas produk secara baik maka akan berpeluang untuk
berkembang dan sukses dipasaran karena pelanggan merasa puas oleh
produknya (Kotler & Armstrong, 2018).
Kualitas produk adalah produk yang dapat menghasilkan
ketertarikan kepada konsumen sehingga dapat menjalin relasi yang baik
antara konsumen dengan penghasil produk. Hal ini dibutuhkan agar
nantinya dapat memberikan peluang bagi perusahaan untuk dengan
mudah mengidentifikasi kebutuhan dan harapan konsumen untuk
mendapatkan peluan yang lebih baik (Mentang et al., 2021). Product
quality menjadi pendorong utama bagi konsumen untuk melakukan
pembelian karena para konsumen selalu berharap untuk bisa
memperoleh produk dengan kualitas sesuai ekspetasi dan nominal yang
sebanding. Sehingga kualitas produk dijadikan sebagai syarat utama
untuk suatu merek atau produk masuk dan diterima oleh pasar
(Anggraini et al., 2023).
Menurut Setyani & Gunadi (2020), kualitas produk memiliki
beberapa indicator diantaranya yaitu :
- Kinerja (performance), yaitu karakter operasi utama yang berasal dari
produk. - Fitur (features), yaitu sebuah karakteristik produk yang digunakan
sebagai pelengkap. - Kesesuaian (conformance), yaitu sebuah ukuran karakteristik desain dan
juga operasi untuk menilai sejauh mana standar produk terpenuhi. - Persepsi kualitas (perceived quality), merupkan sebua citra dan nama
baik suatu produk hingga pertanggung jawaban yang diberikan
perusahaan terhadap produk yang dijual.
