Menurut Goh (2016), terdapat empat dimensi utama yang membentuk niat
beli ulang, yaitu:
- Minat Transaksional (Transactional interest)
“Ini mengacu pada kecenderungan konsumen untuk terus membeli kembali
produk yang telah mereka konsumsi sebelumnya. Minat ini mencerminkan
kebiasaan konsumen dalam melakukan pembelian ulang terhadap produk yang
mereka anggap memuaskan atau memenuhi kebutuhan mereka. - Minat Referensial (Referential interest)
Ini adalah kesediaan konsumen untuk merekomendasikan produk yang telah
mereka gunakan kepada orang lain. Minat referensial menunjukkan tingkat
kepuasan konsumen yang tinggi sehingga mereka merasa percaya diri dan
bersemangat untuk merekomendasikan produk tersebut kepada teman, keluarga,
atau rekan kerja mereka. - Minat Preferensial (Preferential interest)
Ini merujuk pada perilaku konsumen yang menjadikan produk yang telah
mereka konsumsi sebagai pilihan utama mereka. Minat preferensial
menggambarkan bagaimana konsumen memilih produk tertentu sebagai pilihan
utama mereka di antara berbagai opsi yang tersedia di pasar. - Minat Eksploratif (Explorative interest)
Ini adalah keinginan konsumen untuk terus mencari dan memperoleh
informasi mengenai produk yang mereka minati. Minat eksploratif mencerminkan
rasa ingin tahu dan ketertarikan konsumen untuk mengetahui lebih banyak tentang
produk yang mereka sukai, baik melalui penelitian, ulasan, atau sumber informasi
lainnya.”
