Menurut (Anim, A., & Indiani, N, 2020) yaitu:
- Kemantapan pada sebuah produk
- Memberikan rekomendasi kepada orang lain
- Melakukan pembelian ulang.
Menurut (Sivaram et al., 2019) Indikator-indikator Keputusan Pembelian meliputi: - Kemantapan pada sebuah produk.
- Kebiasaan dalam membeli produk.
- Memberikan rekomendasi kepada orang lain.
- Memutuskan membeli karena menyukai merek tersebut.
- Membeli sesuai dengan kebutuhan serta keinginan.
- Loyalitas konsumen untuk tidak merubah keputusan pembeliannya.
- Pembelian Ulang. dan
- Kualitas produk yang didapatkan pembeli.
Indikator keputusan pembelian menurut (Kotler dan Keller, 2019) diantaranya
yaitu: - Pilihan produk
Konsumen dapat mengambil keputusan untuk membeli sebuah produk atau
menggunakan uangnya untuk tujuan lain. Dalam hal ini perusahaan harus
memusatkan perhatiannya kepada orang-orang yang berminat membeli sebuah
produk serta alternatif yang mereka pertimbangkan. Misalnya: kebutuhan suatu
produk, keberagaman varian produk dan kualitas produk. - Pilihan merek
Pembeli harus mengambil keputusan tentang merek mana yang akan dibeli.
Setiap merek memiliki perbedaan-perbedaan tersendiri. Misalnya: kepercayaan
dan popularitas merek. - Pilihan penyalur
Pembeli harus mengambil keputusan penyalur mana yang akan dikunjungi.
Setiap pembeli mempunyai pertimbangan yang berbeda-beda dalam hal
menentukan penyalur bisa dikarenakan faktor lokasi yang dekat, harga yang
murah, persediaan barang yang lengkap dan lain-lain. Misalnya: kemudahan
mendapatkan produk dan ketersediaan produk. - Waktu Pembelian
Keputusan konsumen dalam pemilihan waktu pembelian bisa berbeda-beda,
misalnya: ada yang membeli sebulan sekali, tiga bulan sekali, enam bulan sekali
atau satu tahun sekali. - Jumlah pembelian
Konsumen dapat mengambil keputusan tentang seberapa banyak produk yang
akan dibelinya pada suatu saat. Pembelian yang dilakukan mungkin lebih dari
satu. Misalnya, kebutuhan akan produk.
