Beberapa indikator beban kerja menurut Koesomowidjojo (2017) antara
lain meliputi:
- Kondisi pekerjaan
Kondisi pekerjaan dapat terlihat dari bagaimana seorang pegawai memahami
pekerjaannya dengan baik. Perusahaan atau organisasi hendaknya memiliki
dan telah mensosialisasikan SOP (Standard Operating Procedure) kepada
semua pegawainnya agar:
a. Memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan yang didelegasikan
b. Meminimalisir kesalahan
c. Meminimalisir kecelakaan kerja
d. Mengurangi beban kerja pegawai
e. Terciptanya komunikasi yang baik antara pegawai dan atasan maupun
sesama rekan kerja - Penggunaan waktu kerja
Waktu kerja yang sesuai dengan apa yang telah ditetapkan di SOP tentunya
akan meminimalisir beban kerja yang dirasakan pegawai. Akan tetapi, biasanya
terdapat organisasi atau perusahaan yang tidak memiliki SOP atau tidak
konsisten dalam melaksanakan SOP. Biasanya terjadi penggunaan waktu kerja
yang cenderung berlebihan atau sangat sempit kepada pegawai. - Target kerja
Adanya target kerja yang ditetapkan oleh organisasi atau perusahaan tentunya
secara langsung dapat berpengaruh terhadap beban kerja yang diterima
pegawai. Semakin sempit waktu yang tersedia untuk menyelesaikan sebuah
pekerjaan atau tidak seimbangnya antara waktu penyelesaian target
pelaksanaan pekerjaan dengan volume kerja yang diberikan, maka
akansemakin besar beban kerja yang dirasakan oleh pegawai.
