Faktor-faktor yang mempengaruhi stress kerja


Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi stress kerja
yaitu :
a) Faktor Pekerjaan
Berbagai faktor seperti beban kerja yang berlebihan dalam
waktu yang terbatas, ketidakjelasan mengenai peran dan tanggung
jawab, adanya konflik peran yang tidak sesuai dengan kemampuan
individu, serta kurangnya kendali atas pekerjaan yang dijalankan
dapat menyebabkan tekanan yang signifikan bagi karyawan. Selain
itu, hubungan yang kurang harmonis dengan rekan kerja atau atasan,
lingkungan kerja yang tidak kondusif, dan ketidakpastian terkait
jalur karir juga turut berkontribusi dalam meningkatnya tingkat
stres. Kondisi-kondisi tersebut tidak hanya mempengaruhi
kesejahteraan mental karyawan, tetapi juga dapat menghambat
produktivitas dan kualitas hasil kerja secara keseluruhan.
b) Faktor Individu
Masalah pribadi maupun keluarga yang mengalihkan
perhatian dan mengganggu fokus saat bekerja, ditambah dengan
kesulitan dalam mengelola emosi secara efektif, dapat memicu stres
yang berdampak negatif pada kinerja serta kesejahteraan mental
karyawan di tempat kerja. Hal ini tidak hanya menurunkan
produktivitas, tetapi juga dapat menghambat kemampuan karyawan
untuk beradaptasi dan mempertahankan keterlibatan dalam tugas-
tugas mereka.
c) Faktor Lingkungan Hidup
Kurangnya dukungan yang memadai dari atasan, rekan
kerja, maupun organisasi, ditambah dengan adanya persaingan yang
tidak sehat antar sesama karyawan, dapat menciptakan lingkungan
kerja yang kurang kondusif dan menimbulkan tekanan psikologis.
Situasi seperti ini sering kali menyebabkan karyawan merasa
terisolasi, kurang termotivasi, serta mengalami stres yang
berdampak negatif pada produktivitas dan kesejahteraan mereka
secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk
membangun budaya kerja yang suportif dan kompetitif secara sehat
guna menjaga kenyamanan dan semangat kerja karyawan