Pengukuran Kinerja Karyawan


Variabel kinerja karyawan diukur melalui beberapa indikator
oleh (Viswesvaran & Ones, 2000), yaitu:

  1. Effort yang meliputi giat dan berinisatif.
  2. Job knowledge yang meliputi pengetahuan dan ketrampilan,
    pemahaman tugas.
  3. Quality yang meliputi teliti dan akurat.
  4. Quantity yang meliputi pencapaian target.
  5. Compliance with rules yang meliputi paham dan taat dengan
    aturan.
  6. Interpersonal Competence yang meliputi kerjasama dan
    hubungan baik antar karyawan.
    Adapun indikator kinerja karyawan menurut (Mathis & Jackson,
    2006), yaitu:
  7. Kuantitas terdiri dari kemampuan mengerjakan pekerjaan
    sesuai dengan target perusahaan, penetapan target dalam
    pekerjaan, pemenuhan target pekerjaan.
  8. Kualitas terdiri dari kemampuan melakukan pekerjaan yang
    dikerjakan, pemahaman tentang pekerjaan yang dikerjakan,
    menyelesaikan pekerjaan dengan teliti dan rapi.
  9. Keandalan terdiri dari pekerjaan yang dilakukan tidak pernah
    disalahkan oleh atasan, menyelesaikan pekerjaan sesuai apa
    yang telah ditentukan.
  10. Kehadiran terdiri dari datang tepat waktu, izin ketika
    meninggalkan tempat kerja, tingkat absensi.
  11. Kerja sama terdiri dari kemampuan bekerja sama dengan
    rekan kerja, terbuka dengan pendapat orang lain, berusaha
    menjadi orang yang dapat diandalkan.
    Sedangkan menurut (Edison, Anwar, & Khomariyah, 2016)
    variabel kinerja karyawan dapat diukur dengan beberapa indikator,
    yaitu:
  12. Terget yang meliputi fokus pada target, memantang dan
    realistis, memenuhi kuantitas, pelanggan (internal dan
    eksternal) puas atas kuantitas yang dihasilkan.
  13. Kualitas yang meliputi kualitas sesuai dengan standar yang
    sudah ditetapkan, anggota memiliki komitmen tentang
    kualitas, memiliki prosedur tentang pencapaian kualitas,
    pelanggan (internal dan eksternal) puas atas kualitas yang
    dihasilkan.
  14. Waktu yang meliputi pekerjaan selesai tepat waktu, tingkat
    ketidakhadiran, keterlambatan, waktu kerja efektif atau jam
    kerja hilang.
  15. Tata asas yang meliputi dilakukan dengan cara yang benar,
    transfaran dan dapat dipertanggungjawabkan