Pengukuran Persepsi Dukungan Organisasi (PerceivedOrganizational Support)


Pengukuran persepsi dukungan organisasi (perceived
organization support) menggunakan kuesioner menurut
(Eisenberger & Huntington, 1986) ada 36 item pernyataan yang
mengacu pada faktor-faktor survei persepsi dukungan organisasi
(SPOS).
Variabel persepsi dukungan organisasi (perceived
organizational support) diukur melalui beberapa indikator oleh
(Eisenberger, Huntington, Hutchison, & Sowa, 1986), yaitu:

  1. Penghargaan: perusahaan memberikan penghargaan atas tugas
    yang dilakukan karyawan.
  2. Pengembangan: perusahaan menghargai kemampuan dan
    memberikan kesempatan promosi untuk karyawan.
  3. Kondisi kerja: perusahaan memperhatikan lingkungan tempat
    karyawan bekerja secara fisik ataupun non fisik.
  4. Kesejahteraan karyawan: perusahaan mempedulikan
    kesejahteraan karyawan.
    e. Faktor penyebab Persepsi Dukungan Organisasi (Perceived
    Organizational Support)
    Faktor penyebab persepsi dukungan organisasi menurut
    (Rhoades & Eisenberger, 2002) yaitu:
  5. Keadilan
    Keadilan procedural meliputi bagaimana menentukan
    strategi untuk mendistribusikan sumber daya diantara karyawan
    (Rhoades & Eisenberger, 2002).
  6. Dukungan Atasan
    Dukungan atasan sangat mempengaruhi kontribusi
    karyawan. Karena jika atasan meberikan arahan dan melakukan
    penilaian kinerja bawahan, maka karyawan akan memiliki
    pesepsi bahwa atasan memberikan dukungan organisai.
  7. Penghargaan Organisasi dan Kondisi Pekerjaan
    Bentuk dari penghargaan organisasi dan kondisi pekerjaan
    ini adalah sebagai berikut:
    a) Gaji, pengakuan, dan promosi. Hal tersebut dapat
    meningkatkan persepsi dukungan organisasi yang dirasakan
    karyawan sehingga dapat meningkatkan kontribusi
    karyawan.
    b) Keamanan dalam bekerja. Salah satu cara untuk
    memperkuat persepsi organisasi yaitu dengan adanya
    kejelasan masa depan karyawan di organisasi tersebut.
    c) Kemandirian. Cara meningkatkan persepsi dukungan
    organisasi yaitu organisasi memberikan kepercayaan
    kepada karyawan untuk melakukan kemandirian dalam
    melaksanakan pekerjaan.
    d) Peran stressor. Stress berhubungan negatif dengan persepsi
    dukungan organisasi. Stress mengacu pada
    ketidakmampuan setiap individu dalam mengatasi tuntutan
    dari lingkungan.
    e) Pelatihan. Pelatihan yang dilakukan pada setiap organisasi
    merupakan bekal karyawan dalam bekerja yang akhirnya
    dapat meningkatkan persepsi dukungan organisasi