Indikator Perilaku kewarganegaraan Organisasi atau Organizational
Citizenship Behaviour (OCB) menurut Organ (2013) dalam Styowidodo (2020)
yakni:
1) Courtesy
Courtesy merupakan perilaku menjaga hubungan baik dengan
pegawai lain supaya perselisihan tidak terjadi di organisasi.
- Civic Virtue
Civic Virtue merupakan rasa tanggung jawab pegawai dalam
berbagai kegiatan organisasi. - Sportifitas
Sportifitas merupakan kesediaan individu untuk menerima
kebijakam yang sudah ditetapkan oleh organisasi - Conscientiousness
Conscientiousness yakni pengabdian terhadap pekerjaan,
conscientiousness memiliki ciri-ciri sebagai seorang pun yang
mengawasi. - Altruisme
Altruisme merupakan perilaku sukarela untuk membantu rekan
kerja dalam meyelesaikan pekerjaan.
Sedangkan Podsakoff et all. (2000) membagi Perilaku Kewarganegaraan
Organisasi menjadi tujuh indikator:
a. Perilaku membantu dimana pegawai membantu teman satu
pekerjaannya secara sukarela serta mencegah terjadinya masalah yang
berhubungan dengan pekerjaan.
b. Kepatuhan terhadap organisasi dimana pegawai memiliki perilaku yang
patuh dengan prosedur serta kebijakan organisasi melebihi harapan
minimum perusahaan.
c. Sportmanship, merupakan sikap pegawai yang tidak mengeluh dengan
ketidaknyamanan bekerja, serta mempertahankan sikap positif ketika
tidak dapat memenuhi keinginan pribadi, mengizinkan seseorang untuk
mengambil tindakan demi kebaikan kelompok.
d. Loyalitas terhadap organisasi dimana adanya kesetiaan pegawai untuk
mencegah dan menjaga organisasi dari ancaman eksternal serta
mempromosikan reputasi organisasi.
e. Inisiatif individual dimana hal ini merupakan derajat antusiasme serta
komitmen ekstra pada kinerja melebihi kinerja maksimal dan yang
diharapkan.
f. Kualitas sosial dimana hal ini dijelaskan sebagai tindakan keterlibatan
yang bertanggung jawab dan konstruktif dalam proses pekerjaan
organisasi.
g. Perkembangan diri dimana hal ini meliputi keterlibatan pegawai dalam
aktivitas untuk meningkatkan kemampuan dan pengalamannya dalam
organisasi
