Pengertian Loyalitas Karyawan


Jika seseorang bekerja pada perusahaan, perlu memiliki sikap loyalitas pada
perusahaan. Tumbuhnya rasa loyal yang besar terhadap perusahaan, hendak membantu
perusahaan untuk terus tumbuh dan berkembang. Rasa loyal yang besar dapat dilihat
dari karyawan yang selalu siap untuk bergerak dan merampungkan tugasnya dengan
sebaik-baiknya yang terbukti dari hasil kinerja karyawan, juga memberi masukan atau
saran yang mampu membangun perusahaan menjadi lebih baik. Leuwol (2020:81)
mengatakan jika loyalitas merupakan bentuk kesetiaan karyawan pada organisasi.
Ketika karyawan setia, mereka menjurus untuk membuktikan kepatuhan yang lebih atas
kebijakan dan prosedur perusahaan.
Pengertian loyalitas menurut Suksmatatyarani (2019) menyebut bila loyalitas
ialah tekad dan kemampuan untuk patuh, menjalankan, dan menerapkan segala sesuatu
yang pegawai patuhi secara sadar dan bertanggung jawab, serta kemampuan yang dapat
mereka buktikan melalui bersikap atau berperilaku saat bertugas. Sedangkan Iskandar
dan Yuhansyah (2018) mengatakan bahwa loyalitas mencerminkan kesetiaan seseorang
pegawai terhadap organisasi tempat ia bertugas. Bentuk kesetiaan yang dimaksud ialah
kesetiaan terhadap jabatan, pekerjaan serta organisasi.
Lain halnya dengan Chaerudin (2020:92) menyuarakan bahwa loyalnya
karyawan yaitu bukan semata-mata mengenai kesetiaan fisik yang tergambarkan pada
lamanya karyawan mengabdi pada perusahaan, tetapi juga keadaan psikologis yang
menghubungkan pekerja dengan bisnis mereka, seperti ide dan seluruh dedikasi mereka
kepada perusahaan. Sementara Poerwopoespito (2000) menerangkan bahwa karyawan
yang menempatkan keterampilan dan keahliannya dalam pekerjaannya, menyelesaikan
tugas dengan penuh tanggung jawab, jujur dengan rekan kerja dan atasannya, disiplin,
menjunjung tinggi reputasi perusahaan, dan setia pada pekerjaannya untuk waktu yang
lama mencerminkan komitmen mereka terhadap pekerjaannya