1) Menurut penelitian Mauna & Safitri (2015) menunjukkan bahwa
keterlibatan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
komitmen organisasi. Keterlibatan kerja termasuk salah satu
faktor internal yang perlu untuk ditingkatkan untuk
mempengaruhi kemajuan organisasi, sehingga dapat
menghasilkan kerja yang maksimal. Karyawan yang
berpartisipasi untuk berusaha semaksimal mungkin agar dapat
mencapai tingkat komitmen yang tinggi terhadap organisasi.
2) Menurut penelitian Afriani (2017) menunjukkan bahwa
keterlibatan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja
karyawan karena karyawan berpartisipasi aktif di dalam
organisasi dan menganggap bahwa pekerjaan merupakan sesuatu
yang penting. Karyawan selalu berusaha untuk semua pekerjaan
yang dilakukan dapat terselesaikan dengan baik.
3) Menurut penelitian Ardiana Putra & Riana (2017) menunjukkan
bahwa memperoleh hasil yang positif signifikan antara
keterlibatan kerja dengan komitmen organisasi. Karyawan yang
semakin dilibatkan dalam pekerjaannya maka akan timbul sikap
komitmen terhadap organisasi, karena karyawan merasa
dianggap di dalam organisasi tersebut
