Indikator Persepsi Harga


Indikator yang mempengaruhi variabel persepsi harga menurut Kotler dan
Amstrong, (2012:314), adalah sebagai berikut :

  1. Keterjangkauan harga
    Konsumen dapat menjangkau harga yang telah ditentukan oleh perusahaan. Di suatu
    produk terdapat beberapa jenis dalam satu merek dan harganya pun bervariatif dari
    yang termurah sampai termahal. Dengan harga yang ditentukan dapat dijangkau,
    para konsumen akan banyak yang membeli produk.
  2. Kesesuaian harga dengan kualitas produk
    Harga kerap dijadikan sebagai indikator kualitas bagi konsumen, seseorang kerap
    menjadikan harga yang relatif tinggi diantara dua barang karena mereka melihat
    adanya perbedaan kualitas. Apabila harga yang relatif lebih tinggi seseorang akan
    cenderung beranggapan bahwa kualitasnya juga akan lebih baik.
  3. Harga sesuai kemampuan atau daya saing harga
    Terkadang konsumen kerap membandingkan harga suatu produk dengan produk
    yang lainnya. Sehingga dalam hal ini mahal atau murahnya harga pada suatu produk
    menjadi pertimbangan oleh konsumen pada saat membuat keputusan untuk membeli
    produk tersebut.
  4. Kesesuaian harga dengan manfaat
    Konsumen membuat keputusan untuk membeli suatu produk jika memperoleh
    manfaat yang telah dirasakan lebih besar atau sama dengan uang yang telah
    dikeluarkan untuk mendapatkannya. Jika konsumen merasakan manfaat suatu
    produk tersebut lebih kecil dari uang yang telah dikeluarkan untuk mendapatkannya,
    maka konsumen akan memiliki anggapan bahwa produk tersebut relatif mahal dan
    konsumen akan mencoba berpikir dua kali untuk melakukan pembelian secara
    berulang nantinya.